Medan – telisik.co.id
Komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam membangun sumber daya manusia dan keluarga berkualitas kembali berbuah prestasi.
Di bawah kepemimpinan Syah Afandin, Langkat sukses meraih penghargaan nasional atas penyusunan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas tahun 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Langkat H. Amril yang mewakili Bupati, dalam seremoni yang digelar di Hotel Emerald Garden, Medan, Selasa (7/4/2026)
Apresiasi ini diberikan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Wihaji, dan diserahkan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara Fatmawati.
Turut mendampingi, Kepala Dinas PPKB dan PPA Langkat Indri Nugraheni.
Penghargaan ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Langkat dalam merancang strategi kependudukan jangka panjang
Dokumen PJPK yang disusun dinilai memenuhi standar kualitas nasional dan akan menjadi pedoman penting pembangunan SDM lima tahun ke depan
Tak hanya Langkat, sejumlah daerah lain di Sumatera Utara juga menerima penghargaan serupa, di antaranya Kabupaten Toba, Samosir, Labuhanbatu Utara, serta Kota Medan dan Binjai.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap menegaskan pentingnya penguatan program pembangunan keluarga sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menjelaskan, program BKKBN kini difokuskan pada peningkatan kualitas SDM, termasuk percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan keluarga melalui lima inisiatif strategis.
Kelima program tersebut meliputi GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia)
SIDAYA (Lansia Berdaya), serta pengembangan Super Apps Keluarga Indonesia berbasis kecerdasan buatan.
Penghargaan ini sekaligus mempertegas sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelaraskan arah kebijakan kependudukan.
Dengan peta jalan yang semakin matang, Langkat diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakatnya.(Wis)
















