Langkat– telisik.co.id/
Ajang Pencak Silat Insya Open III yang digelar di GOR Veteran Medan pada 29 April hingga 3 Mei 2025, menjadi panggung unjuk gigi bagi para pendekar muda dari berbagai daerah.
Di antara peserta, tim DAHSYAD dari Persatuan Mahasiswa Teluk Aru (PERMATA) tampil memukau dengan raihan 64 medali emas dan 45 perak.
Tim yang diperkuat 100 atlet terbaik ini tampil di bawah asuhan Coach Sayid Sabiq—salah satu atlet pencak silat terbaik Sumatera Utara.
Hasil tersebut mengantarkan DAHSYAD Team menyabet gelar Juara Umum I di kategori remaja sekaligus Juara Umum berdasarkan akumulasi medali.
Ketua Umum PERMATA, Thierry Fahrezi, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian luar biasa ini.
"Kami sangat bangga dengan perjuangan mereka. Ini hasil dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi para atlet, pelatih, dan seluruh tim.
Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Langkat di level nasional bahkan internasional," ujarnya.
Thierry juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung keberangkatan atlet, termasuk DINSOS, DLH, Inspektorat, dan Samsat Stabat.
"Dukungan seperti ini sangat kami apresiasi. Semoga sinergi antara pemerintah dan pemuda terus terjalin demi kemajuan daerah," tambahnya.
Pelatih DAHSYAD Team, Sayid Sabiq, juga menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk terus membina atlet muda.
"Alhamdulillah hasil ini memuaskan, tapi ini bukan akhir. Ini adalah langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi.
Kami siap menghadapi tantangan berikutnya," ucapnya penuh semangat.
Menutup pernyataannya, Thierry Fahrezi mengajak seluruh generasi muda Langkat untuk menjadikan DAHSYAD Team sebagai inspirasi.
"Langkat memiliki potensi besar. Pemerintah daerah harus lebih perhatian terhadap pembinaan olahraga.
Prestasi seperti ini adalah aset berharga yang bisa mengangkat nama Langkat ke panggung nasional dan internasional."(Rmd)
















