Dairi – telisik.co.id/
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dairi sukses menggelar Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) pada 4–7 Mei 2025 di Sidikalang, Dairi.
Kegiatan ini menjadi bukti konsistensi GMNI Dairi dalam menjalankan kerja-kerja ideologis dan organisatoris, khususnya dalam pembentukan kader awal yang memahami serta mengamalkan Marhaenisme secara komprehensif.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai DPC GMNI se-Sumatera Utara, termasuk Medan, Labuhan Batu, Karo, dan Dairi sendiri.
Selama empat hari penuh, peserta dibekali materi ideologis, wawasan kebangsaan, serta penguatan karakter untuk membentuk kader yang berpikir kritis dan memiliki semangat juang yang tinggi.
Ketua DPC GMNI Dairi, Andi Silalahi, menegaskan bahwa bangsa ini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme, solidaritas sosial, dan tanggung jawab menjaga keutuhan NKRI.
“Dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar perjuangan, GMNI hadir untuk memperjuangkan hak-hak rakyat serta menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk bentuk-bentuk penjajahan gaya baru yang kini semakin kompleks,” ujar Andi.
Tema yang diusung dalam KTD kali ini, “Melawan Penjajah Gaya Baru: Mematangkan Prinsip dalam Menghadapi Tantangan Zaman”, merefleksikan urgensi membangun kader yang ideologis, progresif, revolusioner, dan berkepribadian.
KTD GMNI menjadi ruang indoktrinasi kader, yang tidak hanya membentuk pola pikir, tetapi juga menanamkan kedisiplinan serta arah gerakan yang bersumber pada roh perjuangan Marhaenisme.
“Sebagaimana motto GMNI, pejuang-pemikir, pemikir-pejuang, kader GMNI harus senantiasa mengabdikan ilmu dan semangat perjuangannya demi rakyat,” tutup Andi.( arf/red)
















