SAMOSIR – telisik.co.id/
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir untuk membangun kawasan pantai sepanjang 22 kilometer di tepi Danau Toba. Proyek ini diharapkan menjadi pengungkit ekonomi masyarakat setempat.
Dukungan itu disampaikan Gubernur Bobby Nasution saat menghadiri kegiatan penyerahan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut kepada Pemkab Samosir berupa bangunan Rumah Dinas Bupati yang telah digunakan selama 21 tahun, di Pangururan, Minggu (6/7/2025).
“Konsep Long Beach ini bisa menghidupkan ekonomi masyarakat Samosir. Pemerintah Provinsi siap mendukung penuh.
Tapi untuk mewujudkannya, perlu kolaborasi dan sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan tentunya pemerintah pusat,” tegas Bobby.
Menurut Bobby, pembangunan kawasan pantai sepanjang puluhan kilometer memerlukan perencanaan matang, termasuk pembebasan lahan yang sebagian besar masih dimiliki masyarakat.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya langkah-langkah kolaboratif agar semua pihak mendukung jalannya proyek.
Selain persoalan lahan, ia juga menyoroti pentingnya desain besar pembangunan kawasan.
Mulai dari pengelolaan, pemeliharaan, hingga konsep visual atau tampilan kawasan pantai harus dirancang agar setiap titik menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan lokal, nasional, maupun mancanegara.
“Bukan hanya membangun, tapi kita juga harus tahu bagaimana perawatan setiap spot ke depan. Harus ada konsep yang jelas supaya proyek ini benar-benar bermanfaat,” ujar Bobby.
Dalam kesempatan itu, Bobby juga mengajak Pemkab Samosir untuk mendukung penuh berbagai agenda internasional, termasuk ajang Ultra-Trail du Mont-Blanc (KTMB) yang akan digelar pada Oktober 2025 mendatang.
Event ini diperkirakan akan diikuti sekitar 5.000 pelari dari berbagai negara.
“Ini bukan sekadar lomba lari, tapi juga promosi pariwisata Sumatera Utara, khususnya Danau Toba. Peserta bisa tinggal seminggu di sini.
Kita harus siapkan jalur lari yang menarik sekaligus menawarkan destinasi wisata yang menyenangkan,” jelasnya.
Selain itu, Pemprov Sumut juga tengah mempersiapkan proses revalidasi status UNESCO Global Geopark Kaldera Toba yang dijadwalkan berlangsung pada Juli ini.
Saat ini, Geopark Kaldera Toba berstatus “yellow card” (peringatan), setelah sebelumnya sempat meraih “green card.”
“Beberapa geosite penting ada di Samosir. Jadi kita berharap dengan upaya bersama, termasuk penataan Long Beach dan event internasional ini, Samosir bisa ikut mendorong kembalinya status green card Geopark Kaldera Toba.(Wis)
















