DELISERDANG – TELISIK.CO.ID
Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) resmi memilih Sumatera Utara (Sumut) sebagai lokasi training centre (TC) Timnas Bola Voli Putri menuju SEA Games 2025.
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut baik keputusan tersebut dan berharap semakin banyak cabang olahraga (Cabor) menjadikan Sumut sebagai pusat persiapan nasional.
Timnas Bola Voli Putri telah menjalani pemusatan latihan di Sumut sejak 27 Oktober 2025 dan akan berlangsung hingga 4 Desember mendatang.
Mereka dipersiapkan untuk menghadapi SEA Games Thailand, yang digelar pada 9–20 Oktober 2025.
“Kami mendoakan agar voli putri Timnas bisa dapat emas. Jadi, ketika ditanya TC di mana?
Di Sumut. Mudah-mudahan Cabor lainnya juga buat TC di Sumut biar dapat emas juga,” kata Bobby Nasution saat meninjau latihan Timnas di Volley Indoor Sport Centre Sumut, Deliserdang, Jumat (14/11).
Pada kesempatan itu, Bobby Nasution juga berinteraksi dengan para pemain, termasuk Megawati Hangestri Pertiwi.
Ia menekankan bahwa kehadiran atlet nasional di Sumut mampu memantik motivasi atlet-atlet muda daerah.
“Saya berharap event olahraga seperti ini menularkan semangat kepada atlet muda kita.
Mereka lebih termotivasi karena bisa melihat langsung para atlet nasional, juga kompetisi berskala nasional dan internasional,” ungkap Bobby.
Selain Timnas, Tim Pro Liga Medan Falcon turut menggunakan venue yang sama untuk latihan.
Volley Indoor Sport Centre Sumut juga ditetapkan sebagai home base Medan Falcon untuk Pro Liga 2026, sekaligus menjadi tuan rumah seri pembuka kompetisi voli paling bergengsi di Indonesia itu pada Januari 2026.
“Cita-cita kita agar Sumut bukan hanya menjadi daerah penyumbang atlet, tetapi juga tempat di mana ekosistem industri olahraga tumbuh. Masyarakat bisa merasakan dampak ekonominya,” kata Bobby.
Ketua PBVSI Sumut Wiko Lovino Siregar menyebut fasilitas Volley Indoor Sport Centre Sumut telah memenuhi standar nasional dan internasional.
Mulai dari kualitas pencahayaan, pendingin ruangan, hingga kelengkapan sistem analisis video.
“Anak-anak Timnas sangat senang berlatih di sini. Latihan full AC, lampu bagus, monitor dipakai untuk pantau detail gerakan. Ini sangat membantu pelatih,” ujar Wiko.(Wis)
















