Menu

Mode Gelap
 

Sumut

Mengolah Sampah Jadi Berkah di Era Bobby Nasution 

badge-check


					Mengolah Sampah Jadi Berkah di Era Bobby Nasution  Perbesar

MEDAN – TELISIK.CO.ID

Sampah jadi berkah merupakan konsep transformasi pengelolaan sampah menjadi sesuatu yang bernilai, baik secara ekonomi maupun sosial.

Banyak cara yang bisa dilakukan. Di antaranya mengubah sampah menjadi produk bernilai jual, bahkan menghasilkan energi listrik seperti yang sedang digagas Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Bobby Nasution, gubernur termuda di Indonesia itu meningkatkan perhatian terhadap pengelolaan sampah perkotaan.

Bersama Walikota Medan Rico Waas, dan Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan, Bobby Nasution menandatangani Kesepakatan Bersama Pemanfaatan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) pada

“Program ini merupakan salah satu proyek strategis nasional. Mengolah sampah jadi berkah energi listrik di Sumut baru ada di era Bobby Nasution,” kata Aktivis Lingkungan Hidup Perkumpulan SOPO, Ovi Shinta Lora, Sabtu 15/11/2025.

Menurut data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut, Kota Medan memproduksi sekira 1.200-1.700 ton sampah per hari. Sedangkan Kabupaten Deliserdang sekira 1.400 ton per hari.

Dengan jumlah tersebut, dinilai cukup untuk menyuplai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang rencananya akan dibangun di TPA Terjun Medan Marelan.

Target peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk PSEL yang memiliki kapasitas pengelolaan sekitar 1.000 ton sampah per hari adalah Maret 2026.

“Kami memonitor bahwa pengelolaan sampah di wilayah perkotaan telah lama menjadi atensi Bobby Nasution.

Melalui penandatanganan kesepakatan bersama Pemko Medan dan Pemkab Deliserdang, diharapkan persoalan sampah di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang dapat tertangani secara berkelanjutan,” ujar Shinta Lora.

Sebagaimana diketahui, mengolah sampah menjadi energi listrik dilakukan melalui beberapa teknologi.

Di antaranya insenerasi yakni pembakaran langsung. Atau bisa melalui gasifikasi yang mengubah panas dari sampah menjadi uap untuk menggerakkan turbin dan generator.

Proses umumnya meliputi pemilahan, pembakaran atau pemanasan sampah dalam reaktor khusus, produksi uap atau gas (syngas), dan konversi energi uap/gas menjadi listrik menggunakan turbin dan generator.

Sebelumnya diketahui, Gubsu Bobby Nasution menambah lima hektare lahan di TPA Terjun Medan Marelan guna mendukung pembangunan proyek PSEL Medan Raya, yang akan mengolah 1.700 ton sampah per hari.

Penambahan lahan ini krusial untuk mengelola timbunan sampah harian yang signifikan dari dua wilayah besar yakni Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.(Wis/rel)

Facebook Comments Box

Lainnya

Gubernur Bobby Nasution Mulai Bangun Jalan Sipiongot Usai Lebaran, Anggaran Rp230 Miliar

4 Maret 2026 - 17:51 WIB

Kinerja Realisasi Investasi Sumut Solid, Kejar Target Rp100 Triliun hingga 2029

4 Maret 2026 - 17:45 WIB

Bobby Pastikan Perbaikan Tiga Ruas Jalan di Paluta Dimulai 2026, Sipiongot Jadi Prioritas

3 Maret 2026 - 17:24 WIB

Ka Disnaker Sumut : Telat Bayar THR, Denda 5 Persen

3 Maret 2026 - 15:41 WIB

1.427 Huntara Hampir Rampung, Pemprov Sumut Targetkan Zero Pengungsi

26 Februari 2026 - 08:42 WIB

Hits di Sumut