MEDAN – telisik.co.id
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan ucapan selamat Milad ke-84 kepada Syekh Ali Akbar Marbun dengan penuh penghormatan dan kehangatan.
Momentum tersebut, menurut Rico, menjadi pengingat penting untuk memperkuat persatuan, keteladanan, dan nilai-nilai perdamaian di tengah masyarakat.
Rico mendoakan agar Syekh Ali Akbar Marbun senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang yang berkah, serta terus berada dalam lindungan Allah SWT.
Dalam suasana akrab, ia bahkan menyelipkan candaan bahwa usia sang ulama seolah tak tampak dari raut wajahnya yang dinilai tetap terlihat muda.
Menurut Rico, Syekh Ali Akbar Marbun merupakan figur karismatik yang layak dijadikan panutan.
Ia menilai sang ulama tidak hanya berperan sebagai pemimpin agama, tetapi juga sebagai sosok ayah, sahabat, guru, sekaligus pembimbing yang mampu menunjukkan ketegasan tanpa meninggalkan kelembutan.
“Beliau adalah sosok yang meneduhkan, mampu merangkul banyak kalangan, dan menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Rico.
Rico mengatakan, kepemimpinan yang teduh, tutur kata yang menyejukkan, serta kemampuan merangkul berbagai elemen masyarakat menjadikan Syekh Ali Akbar Marbun dihormati lintas suku, agama, dan budaya di Sumatera Utara.
Menurutnya, pemikiran dan keteladanan Syekh juga menjadi sumber pelajaran berharga bagi banyak orang dalam menemukan arah hidup yang lebih baik, membangun ketenangan batin, serta memperkuat keharmonisan sosial.
“Keteladanan beliau sangat penting dalam menjaga kebersamaan, memperkuat kekompakan, dan mendorong semangat persatuan di tengah masyarakat,” katanya.
Rico juga mengapresiasi dedikasi Syekh Ali Akbar Marbun dalam bidang pendidikan dan pembinaan umat melalui pesantren yang dipimpinnya.
Ia menilai nilai-nilai yang diajarkan menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan, memperkuat keimanan, serta merawat persatuan di tengah keberagaman.
“Terima kasih atas segala yang telah Syekh lakukan. Terima kasih atas pendidikan dan keteguhan yang luar biasa yang telah ditunjukkan, baik di Kota Medan maupun Sumatera Utara,” ungkap Rico.
Suasana kekeluargaan tampak mewarnai peringatan Milad ke-84 tersebut.
Sebagai simbol rasa syukur, Syekh Ali Akbar Marbun memotong nasi tumpeng dan secara langsung menyuapkannya kepada Rico Waas, yang disambut hangat para tamu undangan sebagai simbol kedekatan ulama dan umara.
Di akhir penyampaiannya, Rico kembali mendoakan kesehatan dan kekuatan bagi Syekh Ali Akbar Marbun, seraya berharap nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan terus dijaga dan diteruskan generasi mendatang.
Perayaan Milad ke-84 Syekh Ali Akbar Marbun turut dihadiri Wesly Silalahi, Jean Calvijn Simanjuntak, tokoh lintas agama, serta tokoh masyarakat dari berbagai kalangan.(Wis)
















