MEDAN – telisik.co.id
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat yang kini tengah dikebut di Kota Medan.
Berdiri di atas lahan seluas enam hektare, progres pembangunan sekolah tersebut disebut telah mencapai 73 persen dan diklaim menjadi salah satu yang tercepat di Indonesia.
Dukungan itu disampaikan Rico saat meninjau langsung lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Jalan Flamboyan Raya III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (20/5/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Rico mengaku terkesan dengan percepatan pembangunan proyek yang baru dimulai pada akhir 2025 atau awal 2026, tetapi telah menunjukkan perkembangan signifikan dalam waktu relatif singkat.
“Ini di bulan lima, kami melihat progresnya sangat cepat dan sangat baik. Bahkan sudah mencapai 73 persen untuk lahan seluas enam hektare. Ini tentu progres yang sangat luar biasa,” ujar Rico.
Menurutnya, percepatan pembangunan tidak membuat kualitas pekerjaan diabaikan.
Ia menilai pengerjaan konstruksi dilakukan secara rapi dan terencana, mulai dari detail bangunan hingga fasilitas penunjang.
“Kami lihat pengerjaannya sangat maksimal, detail, semuanya rapi, bagus, fasilitasnya baik, dan terkonsep dengan matang.
Anak-anak bangsa kita mampu mengerjakan proyek besar secara konsisten dalam waktu yang sempit, ini patut diapresiasi,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap proyek strategis nasional tersebut, Rico juga membawa sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung di kawasan sekitar Sekolah Rakyat.
Ia memastikan Pemko Medan akan memperkuat aksesibilitas menuju lokasi melalui peningkatan kualitas jalan, pembangunan dan pembenahan saluran drainase,
hingga pemasangan lampu penerangan jalan guna mendukung kenyamanan dan keamanan masyarakat.
“Kami akan mendukung peningkatan kualitas jalan menuju lokasi, pembenahan drainase di kawasan yang sebelumnya belum memiliki saluran, serta penerangan jalan agar akses semakin nyaman dan aman,” tegasnya.
Rico berharap kehadiran Sekolah Rakyat nantinya mampu memperluas akses pendidikan yang lebih adil dan inklusif,
terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus agar memperoleh fasilitas, pendidikan, dan pembinaan terbaik.
“Mudah-mudahan ini bisa selesai tepat waktu dan menjadi kebanggaan baru bagi seluruh masyarakat Kota Medan,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum, Eva, menyebut pembangunan Sekolah Rakyat terus dipercepat agar rampung sesuai target pada 20 Juni 2026 dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan di lapangan.(Wis)
















