Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan

Wali Kota Medan Rico Waas Ajak Pelajar Lawan Predator Seksual: Jangan Takut Bersuara

badge-check


					Wali Kota Medan Rico Waas Ajak Pelajar Lawan Predator Seksual: Jangan Takut Bersuara Perbesar

foto : Walikota Medan menghadiri Seminar Edukatif Pelecehan Seksual bertajuk “Katakan Tidak: Kenali, Batasi dan Berani Bersuara” di Aula Yayasan Amal Sosial Al Jamiyatul Washliyah, Rabu (10/6/2026).

Medan – telisik.co.id

Wali Kota Medan, Rico Waas, menegaskan komitmennya melawan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak serta remaja.

Pesan itu disampaikannya saat menghadiri Seminar Edukatif Pelecehan Seksual bertajuk “Katakan Tidak: Kenali, Batasi dan Berani Bersuara” di Aula Yayasan Amal Sosial Al Jamiyatul Washliyah, Rabu (10/6/2026).

Suasana seminar berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Ratusan siswa-siswi tingkat Aliyah tampak antusias berdialog langsung dengan Rico Waas.

Bahkan, sejumlah pelajar secara terbuka membagikan pengalaman maupun cerita yang mereka ketahui terkait kasus pelecehan seksual di lingkungan sekitar.

Menanggapi hal itu, Rico Waas memberikan respons penuh empati dan mengajak para pelajar untuk tidak takut berbicara jika mengalami atau mengetahui tindakan pelecehan seksual.

“Pelecehan seksual hari ini tidak hanya menyerang perempuan, tetapi juga laki-laki. Korbannya mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua. Artinya, ini bisa menyerang siapa saja,” kata Rico Waas.

Ia menjelaskan, pelecehan seksual memiliki berbagai bentuk yang harus dikenali para remaja. Mulai dari verbal berupa ucapan atau komentar tidak pantas, nonverbal seperti tatapan tidak senonoh, tindakan fisik, hingga pelecehan melalui media sosial dan penyalahgunaan kekuasaan.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial saat ini turut membuka ruang baru bagi predator seksual untuk menjalankan aksinya.

“Banyak predator seksual berkeliaran di sekitar kita. Karena itu, siapapun yang menjadi korban harus berani bicara. Sampaikan kepada keluarga, guru, atau orang yang dipercaya,” tegasnya.

Rico Waas juga memastikan Pemko Medan melalui Dinas P3APMP2KB siap memberikan pendampingan kepada korban kekerasan seksual. Ia menegaskan identitas korban akan dijaga dan setiap laporan akan ditindaklanjuti.

“Jangan takut bersuara, kami siap memberikan perlindungan,” ujarnya menyemangati para pelajar.

Sementara itu, Kepala Dinas P3APMP2KB melalui Kabid PHAP3KA Viza Fandhana mengungkapkan, hingga Juni 2026 tercatat sebanyak 69 laporan kasus KDRT dan kekerasan seksual masuk ke dinas tersebut.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor melalui layanan pengaduan WhatsApp di nomor 081265145140.

“Setiap laporan yang masuk akan langsung diverifikasi dan ditindaklanjuti,” pungkasnya.(Wis)

Facebook Comments Box

Lainnya

Syah Afandin Buka Pekan Kesiapsiagaan Pelajar Nusantara di Stabat

2 Juni 2026 - 11:07 WIB

Rico Waas Ajak Pelajar Al Washliyah Medan Kompak Tolak Judi Online

22 Mei 2026 - 18:41 WIB

Rico Waas Tinjau PSN Sekolah Rakyat: Cepat, Rapi, dan Siap Jadi Kebanggaan Baru Medan

20 Mei 2026 - 20:42 WIB

Buka Jambore Cabang Langkat 2026, Syah Afandin Tekankan Semangat Kebangsaan

19 Mei 2026 - 09:55 WIB

Gerak Cepat Rico Waas atasi Polemik Tunggakan SPP, Orang Tua Siswa: Sudah Clear, Biaya Ditanggung Pemko Medan

13 Mei 2026 - 20:32 WIB

Hits di Pendidikan