Foto : Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.(ist)
MEDAN – TELISIK.CO.ID
Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) yang digagas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution terus direalisasikan.
Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sumut mengalokasikan anggaran sebesar Rp43 miliar untuk menggratiskan biaya sekolah atau SPP bagi SMA, SMK, dan SLB negeri di 10 kabupaten/kota.
Informasi yang dihimpun, Sabtu (24/1/2026), anggaran tersebut difokuskan untuk wilayah Kepulauan Nias serta sejumlah daerah terdampak bencana banjir dan longsor.
“Total anggaran lebih kurang Rp43 miliar untuk meng-cover Kepulauan Nias dan lima kabupaten/kota lainnya,” ujar Gubernur Sumut Bobby Nasution melalui Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga.
Alexander menjelaskan, dari total anggaran tersebut, sekitar Rp21 miliar dialokasikan untuk lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias, sementara Rp22 miliar lainnya diperuntukkan bagi lima daerah di luar Nias dengan jumlah sasaran sekitar 51 ribu siswa.
“Untuk lima kabupaten/kota non-Nias, jumlah sasaran siswa lebih kurang 51 ribu dengan total pagu anggaran sekitar Rp22 miliar,” jelasnya.
Program PUBG ini akan menggunakan skema Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah. Saat ini, Pemerintah Provinsi Sumut tengah menyusun Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai petunjuk teknis pelaksanaannya.
“Skema pembiayaan nanti melalui BOS Daerah. Dana akan langsung ditransfer ke rekening sekolah. Saat ini Pergub sebagai juknisnya sedang disusun,” kata Alexander.
Menurutnya, nilai bantuan melalui PUBG ini lebih besar dibandingkan skema SPP sebelumnya, karena tidak lagi menggunakan sistem subsidi silang antara siswa mampu dan tidak mampu.
“Dana PUBG diberikan tanpa membedakan latar belakang ekonomi siswa. Karena itu, dana yang diterima sekolah tentu lebih besar dibandingkan skema SPP sebelumnya,” tuturnya.
Sebelumnya, Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa program PUBG diprioritaskan bagi daerah terdampak bencana banjir dan longsor, mengingat banyak keluarga kehilangan atau terganggu mata pencahariannya.
“Kita tahu dampak bencana bukan hanya rumah, tapi juga sawah, kebun, dan mata pencaharian. Ini tentu berpengaruh pada pembiayaan sekolah anak-anak.
Karena itu, tahun depan kita gratiskan sekolah negeri, termasuk SMK dan SLB,” ujar Bobby saat kunjungan ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (27/12/2025).
Adapun 10 kabupaten/kota penerima program PUBG tahun 2026 meliputi:
Gunungsitoli
Nias
Nias Utara
Nias Barat
Nias Selatan
Langkat
Tapanuli Selatan
Tapanuli Utara
Tapanuli Tengah
Sibolga
“Totalnya ada 10 kabupaten/kota, lima di Kepulauan Nias dan lima daerah terdampak bencana.
Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban masyarakat dan memastikan anak-anak tetap bersekolah,” pungkas Bobby.(Wis)















