Keterangan : Gubernur Sumut Bobby Nasution memimpin Rapat Koordinasi Produksi dan Hilirisasi Komoditas Jeruk bersama empat kabupaten penghasil jeruk di lantai 10 Kantor Gubernur Sumut, Rabu (21/5/2025).
MEDAN – telisik.co.id/
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan melakukan intervensi langsung terhadap serangan hama lalat buah yang telah lama mengganggu produktivitas jeruk di Kabupaten Karo.
Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan komitmennya saat memimpin Rapat Koordinasi Produksi dan Hilirisasi Komoditas Jeruk di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (21/5/2025).
“Hama lalat buah ini telah menyebabkan produksi jeruk menurun hingga 50%. Langkah pertama kita adalah intervensi masif, didahului pendataan, penyusunan teknis penanganan, dan sosialisasi ke masyarakat,” tegas Bobby.
Data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut menyebutkan bahwa 87,1% lahan jeruk di wilayah ini terdampak lalat buah.
Meski demikian, Sumut masih tercatat sebagai produsen jeruk terbesar kedua nasional setelah Jawa Timur.
Pakar Kultur Jaringan Prof. Luthfi Aziz Mahmud Siregar menekankan pentingnya kesadaran petani dalam mendukung penanganan hama.
“Petani harus dilatih mengelola kebunnya secara profesional, termasuk menjaga kebersihan lahan dan area sekitarnya,” ujarnya.
Bupati Karo Antonius Ginting menyambut baik langkah Pemprov Sumut. “Ini harapan besar masyarakat kami.
Jika berhasil, dalam enam bulan produksi bisa meningkat hingga lebih dari 40%,” katanya.
Turut hadir dalam rakor ini Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, serta perwakilan OPD terkait dari empat kabupaten tersebut.(yong)
















