Poto : Dewi Astuti buronan International diamankan dari operasi senyap dikawasan Kamboja.( ist)
Kamboja — TELISIK.CO.ID
Operasi senyap yang digelar aparat keamanan Kamboja di kawasan Sihanoukville akhirnya membuahkan hasil besar.
Seorang perempuan Warga Negara Indonesia, Dewi Astutik, yang selama ini masuk daftar buronan internasional kasus penyelundupan narkoba, berhasil diringkus dalam penyergapan dramatis yang melibatkan aparat bersenjata lengkap.
Penangkapan ini disebut sebagai salah satu operasi terpadu terbesar di penghujung 2025.
Informasi koordinasi datang dari BNN, Interpol, dan sejumlah lembaga keamanan regional, setelah pergerakan Dewi terpantau intens selama beberapa hari terakhir.
Ia dikenal lihai berpindah-pindah negara sejak melarikan diri dari Indonesia, mengikuti pola jaringan narkoba kelas kakap yang beroperasi lintas Asia Tenggara.
Dalam sebuah rekaman yang sempat beredar luas, terlihat sosok perempuan bertubuh mungil namun disebut berperan besar dalam peredaran narkoba internasional itu digiring oleh aparat menuju kendaraan operasional.
Pengamanan berlangsung ketat, dengan sejumlah personel bersenjata mengawal tanpa celah — pertanda betapa pentingnya target operasi ini.
Sumber Telisik.co.id menyebutkan, Dewi Astutik diduga memiliki posisi strategis dalam rantai penyelundupan, bukan sekadar kurir.
Jaringannya diyakini terhubung dengan kelompok kriminal transnasional yang selama ini menjadi incaran banyak negara.
KBRI Phnom Penh turut membenarkan adanya penangkapan WNI tersebut. Pemerintah Indonesia melalui perwakilannya memastikan pendampingan hukum dilakukan sesuai prosedur, guna menjamin hak-hak Dewi sebagai warga negara tetap terlindungi.
Hingga kini, aparat Kamboja masih melakukan pemeriksaan intensif, termasuk menelusuri kemungkinan adanya kaki tangan Dewi yang beroperasi di negara lain.
Penyidikan diperkirakan terus berkembang, seiring banyaknya temuan baru yang mulai muncul.
Perkembangan kasus ini akan terus dipantau dan diperbarui oleh Telisik.co.id.















