Menu

Mode Gelap
 

Sorotan Publik

Dikejar Waktu, Bobby Nasution Desak Proyek Tanggul Sungai Tukka Dipercepat

badge-check


					Dikejar Waktu, Bobby Nasution Desak Proyek Tanggul Sungai Tukka Dipercepat Perbesar

Foto : Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendesak percepatan pembangunan tanggul dan sabodam Sungai Tukka di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.(ist)

TAPTENG – telisik.co.id

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendesak percepatan pembangunan tanggul dan sabodam Sungai Tukka di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah terjadinya banjir susulan yang mengancam permukiman warga.

Penegasan tersebut disampaikan Bobby saat meninjau langsung proyek di Desa Hutanabolon, Senin (13/4/2026). Dalam kunjungan itu, ia berdialog dengan pihak pelaksana dari Kementerian Pekerjaan Umum, Dinas PUPR Sumut, serta Bupati Tapteng Masinton Pasaribu guna mengurai berbagai kendala di lapangan.

“Yang kita khawatirkan, kalau ini tidak cepat selesai, dampaknya masyarakat yang merasakan. Jadi semua harus saling support, termasuk menyelesaikan administrasi dan persoalan lahan,” tegas Bobby.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumut telah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mempercepat penyelesaian persoalan lahan, sehingga tidak lagi menjadi hambatan dalam pelaksanaan proyek.

Di tengah hujan deras yang mengguyur lokasi, Bobby bahkan meninjau langsung dari atas timbunan tanggul. Ia menyaksikan debit air sungai meningkat drastis dalam waktu singkat—kondisi yang dinilainya sangat rawan.

Apalagi, wilayah Tukka tercatat telah tiga kali dilanda banjir bandang dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, yakni pada November 2025, Januari 2026, dan Februari 2026 menjelang Ramadan.

“Saya minta satu pekan ini sudah ada progres signifikan. Jangan ada lagi alasan, karena anggarannya sudah tersedia. Kita tidak bisa kerja sendiri, semua harus bergerak bersama,” ujarnya.

Bobby juga mengingatkan agar proyek tidak kembali mengalami kerusakan akibat banjir sebelum selesai, yang berpotensi membuat pekerjaan harus diulang dari awal.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penuh percepatan proyek, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

Ia menegaskan, Pemkab Tapteng akan berupaya memenuhi berbagai kebutuhan guna mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana (R3P) yang direncanakan berlangsung hingga 2028.

Percepatan pembangunan tanggul dan sabodam ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi risiko banjir serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di kawasan rawan bencana tersebut.(wis)

Facebook Comments Box

Lainnya

Respons Cepat Bobby Nasution, Pastikan Bantuan Pascabencana Tepat Sasaran dan Tekankan Validitas Data di Tapteng

13 April 2026 - 21:56 WIB

Bupati Syah Afandin Genjot RTLH Hingga Pelosok, Warga Pasar Rawa Terima Manfaat

10 April 2026 - 10:10 WIB

Pemprov Sumut Bangun Dua Ruas Jalan Strategis Penghubung Toba–Labura Tahun 2026

31 Maret 2026 - 08:43 WIB

Jelang Lebaran, Bobby Nasution Pastikan Harga Sembako Sumut Stabil, Stok Aman

17 Maret 2026 - 17:44 WIB

Wali Kota Medan Sidak Pasar, Rico Waas: Masyarakat Tak Perlu Panic Buying

16 Maret 2026 - 17:54 WIB

Hits di Sorotan Publik