Menu

Mode Gelap
 

Pemerintahan

Pemkab Langkat Kerahkan Bantuan Besar-Besaran ke 16 Kecamatan: 11 Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi

badge-check


					Pemkab Langkat Kerahkan Bantuan Besar-Besaran ke 16 Kecamatan: 11 Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi Perbesar

Langkat – TELISIK.CO.ID


Pemerintah Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan Bupati H. Syah Afandin, SH terus mempercepat distribusi bantuan logistik ke wilayah banjir yang hingga kini masih dalam status tanggap darurat.

Melalui Dinas Sosial bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) multi sektor, pendistribusian bantuan dilakukan langsung ke seluruh kecamatan terdampak sebagai respon cepat atas situasi bencana yang semakin meluas.

Per 4 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, laporan TRC-PB mencatat sedikitnya 11 korban jiwa, 43.451 KK terdampak, dan 11.350 jiwa terpaksa mengungsi.

Pemkab menegaskan bahwa kebutuhan dasar pengungsi—terutama makanan, air bersih dan logistik—menjadi fokus utama penanganan.

Sebanyak 16 kecamatan prioritas telah menerima bantuan yang disesuaikan dengan tingkat dampak banjir di masing-masing wilayah. Total bantuan yang telah disalurkan antara lain:

Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan bahwa kecepatan penyaluran bantuan menjadi kewajiban pemerintah dalam situasi krisis seperti saat ini.

“Saya instruksikan agar bantuan harus tiba cepat dan tepat sasaran. Tidak boleh ada satu pun warga terdampak yang terlewat. Semua unsur pemerintah harus turun langsung mengawal pendistribusian,” tegas Afandin.

Menurutnya, setiap laporan dari posko maupun kelompok masyarakat akan segera ditindaklanjuti oleh dinas teknis terkait.

Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril selaku Ketua TRC-PB mengungkapkan bahwa tim gabungan di lapangan bekerja tanpa henti selama 24 jam, memastikan seluruh jalur distribusi aman dan dapat diakses.

“TRC-PB bersama TNI, Polri dan relawan terus bergerak. Data kondisi banjir diperbarui setiap hari agar distribusi tetap akurat. Fokus kami adalah memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal,” ujar Amril.

Pemerintah Kabupaten Langkat juga telah mengaktifkan layanan darurat dan pusat koordinasi, meliputi:

  • Posko Induk Logistik Dinas Sosial – Jl. Imam Bonjol No. 67, Kwala Bingai

  • Posko Terpadu Kecamatan Stabat

  • Call Center 112 (aktif 24 jam)

Selain logistik, dapur umum ditempatkan di berbagai titik pengungsian, ditambah dengan penempatan petugas medis untuk mempercepat penanganan warga yang sakit.

Pemkab Langkat menyatakan akan terus memantau kondisi banjir di semua kecamatan hingga status tanggap darurat dicabut dan situasi kembali normal. Langkah-langkah lanjutan termasuk pemulihan fasilitas umum, penilaian kerusakan rumah warga, serta penyediaan layanan pemulihan psikologis bagi korban bencana akan menjadi prioritas selanjutnya.(Wois)

Facebook Comments Box

Lainnya

Bobby Nasution Lantik 308 Pejabat Pemprov Sumut, Tegaskan Jangan Ada Pungli

9 Maret 2026 - 19:27 WIB

Stok BBM Aman Jelang Idul Fitri, Bupati Langkat Imbau Warga Tidak Panic Buying

8 Maret 2026 - 12:11 WIB

Bupati Langkat Salurkan Bantuan Stimulan Tahap II, Tegaskan Tak Ada Pemotongan

4 Maret 2026 - 07:48 WIB

Wabup Tiorita Dorong Lompatan Transformasi Digital Layanan Kependudukan di Langkat

3 Maret 2026 - 08:32 WIB

Sekda Langkat Amril , Serahkan Hibah Rp20 Juta untuk Masjid Halimah Abdul Hamid

28 Februari 2026 - 10:37 WIB

Hits di Pemerintahan