Langkat– TELISIK.CO.ID
Semangat menjaga kelestarian lingkungan hidup menggema dari kalangan generasi muda. Ketua TP PKK Kabupaten Langkat, Ny. Endang Kurniasih Syah Afandin,
mengapresiasi puisi bertajuk “Merawat Bumi, Menjaga Masa Depan” karya Kayla Anindya Putri Nasution.
Kayla merupakan mahasiswi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Medan.
Melalui karya sastra, ia menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga bumi.
Dalam bait pembukanya, Kayla memotret bumi bukan sekadar tempat berpijak, melainkan ruang kehidupan yang senantiasa memberi tanpa pamrih.
“Bumi ini bukan sekadar tempat berpijak, ia selalu memeluk kita lewat angin yang diam-diam menyejukkan, lewat hujan yang jatuh tanpa pamrih.”
Puisi tersebut juga menjadi refleksi atas realitas modern yang kerap membuat manusia lalai terhadap tanggung jawab ekologis.
Kayla menggambarkan hutan yang menunggu untuk disapa, tanah yang berharap tetap subur,
serta air yang mulai “lelah” mengalir bersih—sebuah kritik halus atas menurunnya kepedulian terhadap lingkungan.
Ia menegaskan, menjaga bumi tidak harus selalu dimulai dari langkah besar. Tindakan sederhana seperti menanam satu pohon atau mengurangi satu “luka” pada alam sudah menjadi wujud harapan bagi masa depan.
“Cukup dengan peduli, menanam satu pohon, mengurangi satu luka pada alam, kita sudah memberi harapan kecil bagi masa depan.”
Apresiasi dari Ketua TP PKK Langkat menjadi bentuk dukungan terhadap peran generasi muda dalam menyuarakan isu-isu strategis, termasuk perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.
Karya ini sekaligus membuktikan mahasiswa tidak hanya berkiprah di ruang akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial melalui karya kreatif.
Puisi “Merawat Bumi, Menjaga Masa Depan” diharapkan mampu menginspirasi masyarakat, khususnya kaum muda, untuk semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan. Sebab merawat bumi hari ini berarti menjaga kehidupan generasi yang akan datang.(Nes)
















