Stabat – TELISIK.CO.ID
Memasuki penghujung bulan suci Ramadan, Bupati Langkat Syah Afandin memberikan santunan kepada 65 santri dari Pondok Pesantren Ulumul Quran dalam kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Langkat, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian kebersamaan para santri yang sejak awal Ramadan telah mengisi berbagai kegiatan keagamaan di rumah dinas bupati.
Selama Ramadan hari pertama hingga hari ke-24, para santri aktif mengikuti buka puasa bersama, salat tarawih berjamaah, serta tadarus Al-Qur’an.
Tradisi menghadirkan para santri untuk menghidupkan suasana Ramadan di Rumah Dinas Bupati Langkat ini telah berlangsung sejak lama.
Kegiatan tersebut pertama kali dimulai pada masa kepemimpinan almarhum Syamsul Arifin yang merupakan abang kandung Bupati Syah Afandin.
Sebanyak 65 santri dari Pondok Pesantren Ulumul Quran mengikuti kegiatan tersebut selama sekitar 25 hari.
Kehadiran mereka tidak hanya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan kalangan pesantren,
tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar spiritual melalui doa-doa yang dipanjatkan untuk keberkahan dan kemajuan Kabupaten Langkat.
Pada momen perpisahan, Syah Afandin memberikan santunan serta perlengkapan ibadah kepada para santri sebagai bentuk apresiasi atas kebersamaan dan doa yang telah mereka panjatkan selama bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Syah Afandin menyampaikan rasa terima kasih kepada para santri yang telah menghidupkan suasana Ramadan di Rumah Dinas Bupati dengan berbagai kegiatan ibadah.
“Saya mengucapkan terima kasih karena selama Ramadan ini kalian telah mengisi rumah dinas bupati dengan doa-doa untuk kelancaran kepemimpinan saya serta kemajuan Kabupaten Langkat,” ujar Syah Afandin.
Ia juga mengajak para santri untuk terus menjaga silaturahmi dan saling mendoakan agar kepemimpinan yang dijalankannya dapat membawa kebaikan bagi masyarakat.
“Jaga silaturahmi kita dengan saling mendoakan. Doakan saya agar menjadi pemimpin yang amanah dan selalu dijauhkan Allah dari bencana, fitnah, dan malapetaka,” katanya.
Selain itu, Syah Afandin berpesan agar para santri terus mengamalkan ilmu yang telah dipelajari di pesantren ketika kembali ke daerah masing-masing.
“Amalkan ilmu yang kalian miliki agar menjadi pahala jariyah yang membawa kita menuju ridha Allah SWT,” pesannya.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan,
sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Langkat dan kalangan pesantren dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak.(wis)
















