Foto : Presiden Prabowo Subiyanto didampingi Gubernur Sumut Bobby Nasution ditengah tengah korban banjir dan longsor.(ist)
Medan – Telisik.co.id
Presiden RI Prabowo Subianto memilih Sumatera Utara sebagai lokasi menyambut malam Tahun Baru 2026.
Bukan di hotel mewah atau pusat hiburan, Prabowo justru menghabiskan pergantian tahun bersama para pengungsi korban bencana, didampingi Gubernur Sumut Bobby Nasution.
Momen tersebut dinilai sebagai simbol kuat kolaborasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam penanganan bencana dan pemulihan pascabencana di wilayah rawan bencana.
Pengamat Komunikasi Politik UIN Sumatera Utara, Dr Fakhrur Rozi, MIKom, menilai kehadiran langsung Presiden di lokasi pengungsian bukan sekadar seremoni, melainkan pesan politik dan kemanusiaan yang tegas.

“Ini bentuk kolaborasi apik antara Pemerintah Pusat dan Pemprovsu dalam penanganan bencana dan pascabencana.
Prabowo ingin menegaskan bahwa negara selalu hadir di tengah rakyat, terutama saat mereka berada dalam kondisi paling sulit,” ujar Rozi, Kamis (1/1/2026) di Medan.
Rozi menyebut perhatian Presiden terhadap wilayah Sumatera bukan tanpa alasan.
Secara geografis, Sumatera—termasuk Sumut—merupakan kawasan dengan tingkat kerawanan bencana tinggi yang membutuhkan atensi khusus pemerintah pusat.
“Itu sebabnya Presiden Prabowo bolak-balik turun langsung ke Sumbar, Aceh, dan Sumut.
Ini bukan kunjungan simbolik, tapi bentuk pengawasan langsung dan empati negara,” jelas Dosen Ilmu Komunikasi UIN Sumut tersebut.
Lebih jauh, Rozi menilai keputusan Prabowo merayakan tahun baru di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) memiliki makna strategis dan emosional tersendiri.
Selain daerah ini kerap dilanda banjir bandang, Prabowo juga memberi perhatian khusus kepada dua kader yang kini memimpin di daerah tersebut,
yakni Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu.
“Ini dua kader potensial yang menjadi atensi Prabowo.
Apalagi Tapsel dan wilayah sekitarnya, seperti Tapteng, berkali-kali dilanda banjir bandang sepanjang tahun ini.
Kehadiran Presiden memperkuat pesan: Presidenmu tidak akan meninggalkan kamu,” tegas Rozi.
Diketahui, Presiden Prabowo bersama Gubernur Bobby Nasution menyambut malam pergantian tahun dengan nonton bareng bersama pengungsi di Posko Pengungsian Batu Hula, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Rabu (31/12/2025) malam.
Pantauan wartawan, Prabowo dan Bobby tampak membaur tanpa sekat bersama ratusan pengungsi.
Mereka menonton film “Ngeri-Ngeri Sedap” dan film animasi “Jumbo”, menciptakan suasana hangat dan penuh tawa di tengah keterbatasan tenda pengungsian.
Tak hanya itu, Gubernur Bobby Nasution juga membagikan hadiah kepada warga serta mengajak anak-anak pengungsi tampil menari di hadapan masyarakat.
Suasana sederhana namun sarat makna tersebut menjadi penutup tahun yang berkesan bagi para korban bencana.
Pergantian tahun di tenda pengungsian ini menjadi pesan kuat bahwa kehadiran negara tidak berhenti pada pidato dan bantuan, tetapi hadir secara fisik dan emosional bersama rakyatnya.(Wis/ril)















