Menu

Mode Gelap
 

Motivasi

YRCM Bangun Keberanian Anak Disabilitas Lewat Program Kemah Inklusif

badge-check


					YRCM Bangun Keberanian Anak Disabilitas Lewat Program Kemah Inklusif Perbesar

Ditulis oleh: Michael Sitorus

MEDAN – TELISIK.CO.ID

Di tengah hiruk pikuk Kota Medan, ada ruang kecil yang menyimpan cerita besar tentang keberanian, harapan, dan kesetaraan.

Ruang itu bernama Yayasan Rumah Ceria Medan (YRCM), tempat anak-anak disabilitas dan non-disabilitas belajar bukan hanya membaca dan berhitung—tetapi juga mengenal dunia, dirinya, dan masa depannya.

YRCM lahir dari kepekaan hati Yuli Yanika atau akrab disapa Uye, yang prihatin melihat masih lebarnya kesenjangan akses pendidikan untuk anak-anak disabilitas di Medan.

Dengan tekad kuat, ia mendirikan YRCM pada 2019 bersama sahabat lamanya di komunitas difabel, Risa Riskayanti, yang kini menjadi co-founder sekaligus sekretaris yayasan.

Risa sendiri merupakan alumni Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara (USU) angkatan 2011.

Sejak awal berdiri, YRCM bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi wadah pemberdayaan.

YRCM memastikan pendidikan dapat dijangkau oleh semua—baik anak-anak disabilitas maupun anak non-disabilitas dari keluarga kurang mampu.

Salah satu program terkuat yang menjadi ciri khas YRCM adalah Program Kemah Inklusif, bentuk pembelajaran sekolah alam yang bertujuan membangun kemandirian, keberanian, dan keterampilan sosial anak-anak.

Belajar Mandiri, Bersosialisasi, dan Mencintai Alam. Program Kemah Inklusif digelar selama 3 hari 2 malam, di mana anak-anak belajar langsung bersama alam.

Mulai dari mendirikan tenda, mengikuti kegiatan edukasi, hingga mengelola perlengkapan sendiri.

Dinda, salah satu pengurus YRCM, menjelaskan tujuan utama dari kegiatan ini:

“Kemah ini tentunya untuk melatih kemandirian mereka, sosialisasi, serta stimulus sensor.

Program ini membantu mereka untuk berkembang di tempat baru dengan belajar menyesuaikan diri,” jelasnya.

Hari pertama dimulai dengan upacara pembukaan, dilanjutkan dengan latihan mendirikan tenda dan edukasi kepemimpinan (leadership).

Hari kedua diisi dengan materi penting untuk usia anak dan remaja, yaitu: Edukasi seksual anak dan remaja. Edukasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).Edukasi bahasa isyarat dan aksesibilitas

Hari ketiga menjadi momentum paling spesial. Anak-anak diberi tanggung jawab untuk merapikan tenda dan barang-barang mereka.

Setelah itu, mereka melakukan kegiatan “Goes to School”, yaitu memberikan edukasi seksual dan bahasa isyarat kepada siswa SD terdekat—dipresentasikan langsung oleh anak-anak disabilitas YRCM.

Bagi YRCM, ini bukan sekadar program kemah. Ini adalah proses mengalirkan kepercayaan diri dan menghilangkan batas sosial yang selama ini membelenggu mereka.

Sebagai penutup kegiatan, anak-anak diajak menikmati penjelajahan alam hingga bermain air di sungai.

“Biasanya setelah Goes to School, kami ajak mereka bersenang-senang di sungai untuk melepas lelah. Mereka bisa menikmati alam sambil rileks dan bermain bersama teman-teman,” tambah Dinda.

Di balik keceriaan dan tawa selama kemah, ada harapan besar yang dititipkan YRCM kepada setiap anak yang mereka dampingi.

“Harapannya, anak-anak bisa belajar beradaptasi dengan lingkungan baru, suasana baru, atau tempat baru.

Ketika mereka berkenalan dengan alam dan mampu melewati prosesnya, itu membuktikan bahwa mereka bisa.

Dan ingatan itu akan menjadi kekuatan bagi mereka ke depannya,” tutup Dinda.

Program Kemah Inklusif bukan hanya tentang pendidikan luar kelas—tetapi tentang membuka mata dunia, bahwa setiap anak, tanpa kecuali, berhak berkembang dan percaya pada dirinya.

Dengan langkah kecil namun berdampak besar, YRCM terus membangun keberanian demi masa depan yang inklusif untuk semua.(**)

Facebook Comments Box

Lainnya

Oleh-Oleh Lampung Super Lengkap, Hadiah Umroh Menanti di Haitoms Lampung

29 Desember 2025 - 23:06 WIB

Pelatihan “Public Speaking for Leadership & Komunikasi Kepemimpinan” Batch 1 Tahun 2025 Sukses Digelar

27 November 2025 - 17:07 WIB

Iddy Daya, Kreator Muda Magelang yang Makin Bersinar Lewat Konten Travel, Musik, dan Fashion

19 November 2025 - 13:11 WIB

DJ Chessaamora, Talenta Asal Kuningan yang Gemparkan Panggung Musik Tanah Air

5 November 2025 - 21:23 WIB

Ny. Endang Syah Afandin Raih Anugerah Tun Fatimah di Ajang Dunia Melayu Dunia Islam

25 Oktober 2025 - 18:08 WIB

Hits di Motivasi