Medan – telisik.co.id
Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya penguatan kapasitas personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) agar pelayanan kepada masyarakat semakin profesional, responsif, humanis, dan dekat dengan warga.
Hal itu disampaikan Rico usai menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-107 Damkarmat, HUT ke-76 Satpol PP, dan HUT ke-64 Satlinmas yang berlangsung di Lapangan Benteng Medan, Kamis (21/5/2026).
Menurut Rico, ketiga unsur pelayanan tersebut memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan masyarakat. Karena itu, keseimbangan antara ketegasan serta pendekatan yang humanis dinilai menjadi kunci utama dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
“Yang terpenting adalah ketiga bidang ini bisa melayani secara profesional dan secara humanis. Bisa melindungi masyarakat dan selalu dekat dengan masyarakat,” ujar Rico Waas.
Ia juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan yang dilakukan secara berkala dan terintegrasi guna memperkuat kompetensi, kesiapsiagaan, serta profesionalisme personel saat menghadapi berbagai situasi darurat maupun penegakan aturan.
“Seluruh personel baik itu Damkarmat, Satpol PP, maupun Satlinmas harus dibekali dengan berbagai pelatihan berkala untuk meningkatkan kompetensi, kesiapsiagaan, dan profesionalitas di lapangan,” katanya.
Selain penguatan personel, Rico menyoroti pentingnya memperluas jaringan Relawan Pemadam Kebakaran hingga tingkat lingkungan sebagai bagian dari sistem respons cepat kebencanaan dan penyelamatan.
“Relawan-relawan pemadam kebakaran ini harus terus kita perbanyak dan perkuat, karena memang peran mereka cukup krusial dalam membantu petugas kita yang ada di lapangan,” ujarnya.
Suasana peringatan hari jadi tersebut berlangsung meriah dengan berbagai simulasi kemampuan personel, mulai dari atraksi bela diri, simulasi pengamanan aset pemerintah oleh Satpol PP, hingga demonstrasi penanganan kebakaran dan penyelamatan oleh tim Damkarmat.
Rico mengaku terkesan melihat kesiapan fisik dan mental personel, termasuk keterampilan aparat perempuan yang ikut menunjukkan kemampuan bela diri saat simulasi berlangsung.
“Kita lihat tadi beberapa aparat kita sangat terlatih, bahkan ada atraksi bela diri dari personel wanita. Ini membuktikan bahwa petugas kita siap dalam kondisi apa pun,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Damkarmat Kota Medan, Wandro Malau, mengatakan pihaknya tengah memperkuat program Redkar secara masif di seluruh wilayah Kota Medan, meliputi 21 kecamatan dan 151 kelurahan.
“Tahun ini anggaran sudah kami tampung. Kami akan melaksanakan pelatihan khusus untuk Redkar,” ujar Wandro.
Di lokasi yang sama, Kepala Satpol PP Kota Medan, M. Yunus, menegaskan komitmen sinergi antara Satpol PP dan Damkarmat dalam penanganan situasi kebakaran, khususnya dalam aspek pengamanan lokasi kejadian.
“Pada saat terjadi kebakaran, tim Satpol PP akan turun langsung untuk membantu pengamanan,” katanya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, unsur Forkopimda Kota Medan, Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kota Medan.(Wis)
















