Stabat – telisik.co.id
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Langkat terus memperkuat kapasitas anggotanya melalui pelatihan Penanganan Kegawatdaruratan Medis Dasar yang digelar bersamaan dengan pertemuan bulanan di Aula AKBID Pemda Langkat, Selasa (21/7/2026).
Pelatihan yang diikuti pengurus dan anggota DWP dari berbagai unit kerja ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam memberikan pertolongan pertama saat menghadapi kondisi kegawatdaruratan medis.
Materi disampaikan oleh dr. Tommy Candilala Siahaan, M.KM, narasumber dari UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Langkat.
Peserta mendapatkan pembekalan mengenai prinsip-prinsip dasar penanganan pasien gawat darurat, sekaligus praktik langsung agar mampu memberikan pertolongan awal secara cepat dan tepat sebelum pasien memperoleh penanganan lanjutan dari tenaga kesehatan.
Ketua DWP Kabupaten Langkat, Ny. Hj. Rina Wahyuni Amril Nasution, menegaskan bahwa keterampilan pertolongan pertama merupakan bekal penting yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Materi yang disampaikan hari ini sangat bermanfaat. Saya berharap seluruh anggota dapat memahami sekaligus mempraktikkannya, sehingga mampu memberikan pertolongan awal yang tepat bagi keluarga maupun masyarakat saat menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Selain peningkatan kapasitas, Rina juga mengingatkan pentingnya menjaga loyalitas, disiplin, dan kekompakan sebagai fondasi organisasi.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Dharma Wanita Persatuan terhadap tugas dan pengabdian suami sebagai aparatur pemerintah.
Ia mengajak seluruh anggota, baik dari unit kecamatan, badan, maupun dinas, agar lebih aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi sehingga silaturahmi dan solidaritas antaranggota semakin kuat.
“Kita perlu menghidupkan kembali semangat kebersamaan yang selama ini telah dicontohkan para senior DWP. Kekompakan merupakan modal utama dalam menjalankan setiap program organisasi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Rina juga menyoroti semakin besarnya peran perempuan dalam pembangunan Kabupaten Langkat.
Menurutnya, kepemimpinan daerah yang saat ini dijalankan oleh seorang perempuan sebagai Pelaksana Tugas Bupati, serta banyaknya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin perempuan, menjadi motivasi bagi anggota DWP untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.
Mengakhiri arahannya, ia meminta seluruh pengurus dan anggota DWP terus mengoptimalkan program kerja serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya.
Melalui pelatihan ini, DWP Kabupaten Langkat diharapkan mampu melahirkan perempuan-perempuan yang tangguh, peduli, dan memiliki keterampilan dasar dalam penanganan kondisi darurat, sekaligus berkontribusi aktif mendukung pembangunan daerah melalui keluarga dan lingkungan masyarakat.(Wis)
















