Menu

Mode Gelap
 

Peristiwa

Bobby Bermalam Bersama Ribuan Pramuka, Api Unggun Jamdasu XI Kobarkan Semangat Generasi Muda

badge-check


					Bobby Bermalam Bersama Ribuan Pramuka, Api Unggun Jamdasu XI Kobarkan Semangat Generasi Muda Perbesar

Foto : Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bermalam bersama ribuan peserta Jambore Daerah (Jamdasu) XI. (Ist)

DELISERDANG – telisik.co.id

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bermalam bersama ribuan peserta Jambore Daerah (Jamdasu) XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (11/7/2026) malam.

Kebersamaan itu menjadi momen hangat yang memperlihatkan kedekatan pemimpin daerah dengan generasi muda dari berbagai kabupaten dan kota di Sumut.

Suasana malam di kawasan perkemahan berlangsung khidmat ketika Upacara Api Unggun dimulai.

Nyala api yang menjulang di tengah lapangan menjadi simbol semangat, persatuan, gotong royong, dan persaudaraan yang terus dijaga dalam Gerakan Pramuka.

Bobby Nasution memimpin langsung prosesi tersebut didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap,

para kepala daerah, unsur Forkopimda, serta pimpinan organisasi perangkat daerah se-Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Bobby mengaku bersyukur dapat hadir dan berkemah bersama para peserta jambore.

Menurutnya, kebersamaan dalam tenda dan perkemahan memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan kegiatan seremonial biasa.

“Malam hari ini saya beserta seluruh kepala daerah yang juga pembina Pramuka di daerahnya masing-masing berkesempatan hadir di tengah Jambore Daerah Sumut Tahun 2026.

Kami bersyukur bisa berada di tengah kalian semua.

Kami bersyukur bisa bersama-sama ikut berkemah dan bertenda di jambore daerah ini,” ujar Bobby.

Ia mengatakan, kehadiran ribuan peserta dari seluruh penjuru Sumatera Utara merupakan bukti bahwa daerah ini memiliki generasi muda yang penuh potensi, semangat, dan harapan untuk masa depan.

“Kami bersyukur karena menjadi bagian dan saksi bahwa adik-adik yang mengikuti jambore di sini adalah generasi yang kami percaya akan menggantikan posisi kami dalam membangun Sumatera Utara dan Republik Indonesia,” katanya.

Bobby menegaskan bahwa api unggun yang dinyalakan bersama bukan sekadar tradisi dalam kegiatan kepramukaan.

Lebih dari itu, api unggun merupakan simbol semangat dan optimisme yang harus terus dijaga dalam menghadapi tantangan kehidupan.

“Api yang kita hidupkan menjadi simbol semangat dan optimisme. Selama lima hari berada di jambore ini, pasti banyak pelajaran yang bisa kalian dapatkan,” ujarnya.

Menurut Bobby, Jambore Daerah tidak hanya mengajarkan keterampilan bertahan hidup di alam terbuka, disiplin,

dan kemandirian, tetapi juga membentuk karakter generasi muda agar siap menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.

Ia mengapresiasi materi dan pendidikan yang diberikan dalam kegiatan jambore karena tidak hanya menekankan kemampuan hidup di alam,

melainkan juga membekali peserta menghadapi persoalan sosial dan perkembangan teknologi.

“Dalam jambore banyak diajarkan bagaimana bertahan hidup dan menjadi anak yang mandiri.

Saya mengapresiasi karena yang diajarkan bukan hanya bertahan hidup seolah-olah di tengah hutan, tetapi juga bagaimana menghadapi tantangan saat ini,

seperti ancaman narkoba dan perkembangan dunia digital yang menjadi tantangan tersendiri bagi adik-adik peserta jambore,” ungkapnya.

Di hadapan para peserta, Bobby juga mengajak seluruh anggota Pramuka memanfaatkan momentum jambore untuk memperluas persahabatan dan membangun jejaring antardaerah.

Ia meyakini hubungan yang terjalin selama jambore akan menjadi modal penting ketika mereka kelak terjun membangun daerah masing-masing.

“Percayalah, malam ini kita bertemu sebagai para pelajar Sumatera Utara di Jambore Daerah.

Beberapa tahun ke depan, kalian akan kembali bertemu sebagai orang-orang hebat yang membangun Sumatera Utara,” ucapnya.

Usai upacara api unggun, suasana semakin hangat ketika Bobby memberikan kesempatan kepada sejumlah peserta untuk menyampaikan pengalaman hidup dan persoalan yang mereka hadapi di daerah masing-masing.

Salah seorang peserta asal Kabupaten Mandailing Natal mengisahkan perjuangannya agar dapat mengikuti Jamdasu XI.

Setelah pulang sekolah, ia bekerja di sebuah warung bakso mulai pukul 17.00 hingga tengah malam untuk mengumpulkan biaya mengikuti jambore.

“Banyak teman bertanya mengapa saya bekerja sekeras itu hanya untuk mengikuti jambore.

Tapi saya ingin bisa hadir di sini untuk mendapatkan pengalaman dan melatih kedisiplinan,” tuturnya.

Kisah tersebut mendapat perhatian peserta lain dan para pembina yang hadir. Selain mendengarkan cerita itu,

Bobby juga menerima berbagai aspirasi dari peserta asal Kabupaten Nias Barat dan Nias Selatan.

Mereka menyampaikan kondisi yang masih dihadapi masyarakat di daerahnya, mulai dari infrastruktur,

keterbatasan layanan kesehatan, hingga harapan agar sektor pendidikan mendapatkan perhatian lebih besar dari pemerintah.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bobby memastikan seluruh masukan akan dicatat dan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian kepada peserta yang berasal dari daerah terdampak bencana.

“Kami akan mencatat nama-nama adik-adik yang telah berani menyampaikan kondisi dan harapannya,” katanya.»

Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat dan perjuangan para peserta, Bobby menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mendukung keberlanjutan pendidikan mereka hingga jenjang perguruan tinggi.

“Kami ingin memastikan adik-adik bisa terus melanjutkan pendidikan sampai universitas.

Mudah-mudahan cita-cita yang diperjuangkan, termasuk pengorbanan orang tua, dapat terwujud.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan memberikan beasiswa hingga perguruan tinggi bagi kalian,” tutup Bobby.»

Jambore Daerah XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara menjadi ajang mempertemukan ribuan pelajar dari berbagai daerah untuk belajar, berlatih, dan memperkuat persaudaraan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang disiplin, mandiri, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap daerah dan bangsanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap,

para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, unsur Forkopimda, serta pimpinan OPD provinsi dan kabupaten/kota se-Sumatera Utara.(wis)

Facebook Comments Box

Lainnya

Satpol PP Sumut Ambil Alih Pengamanan Sidebuk Debuk, Patroli 24 Jam Berantas Pungli

30 Juni 2026 - 19:18 WIB

Pemprov Sumut Perkuat Mediasi Penyelesaian Konflik Plasma Sawit di Madina

29 Juni 2026 - 17:02 WIB

Rumah Adat Sisingamangaraja Terbakar, Rico Waas Pastikan Segera Diperbaiki

27 Juni 2026 - 19:14 WIB

MTQ KORPRI Sumut 2026 Ditutup, Cetak ASN Berintegritas dan Berakhlak Mulia

25 Juni 2026 - 09:42 WIB

Tiorita Tutup Gebyar Muharam, Serukan Penguatan Ukhuwah dan Karakter Generasi Muda

19 Juni 2026 - 14:32 WIB

Hits di Peristiwa