Langkat – TELISIK.CO.ID
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Langkat.
Melalui program BRI Peduli, BRI Branch Office (BO) Stabat menyalurkan bantuan logistik besar-besaran ke sejumlah desa terisolir di Kecamatan Pematang Jaya, Selasa (2/12).
Langkat masih berada dalam kondisi darurat. Akses darat menuju delapan desa terputus total, memaksa tim distribusi menempuh jalur laut menggunakan perahu boat dari Dermaga Pangkalan Susu.
Satu unit truk Fuso turut dikerahkan membawa logistik menuju titik muat sebelum diberangkatkan ke lokasi terdampak.
Adapun delapan desa penerima bantuan yakni Salahaji, Serang Jaya, Perkebunan Prapen, Limau Mungkur, Pematang Tengah, Perkebunan Damar Condong, Serang Jaya Hilir, dan Camar Condong.
BRI menyalurkan bantuan logistik berupa:
Beras: 440 sak @5kg dan 100 sak @10kg
Gula pasir: 440 kg
Telur: 500 papan
Minyak goreng: 695 liter
Air mineral: 500 kotak @1,5 liter
Branch Office Head BRI Stabat, Ramlan, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan melalui jalur air merupakan bentuk komitmen agar bantuan tidak terhambat meskipun situasi medan sulit.
“BRI Peduli hadir sebagai wujud nyata komitmen kami dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir.
Akses darat cukup terisolir, tetapi kami pastikan bantuan ini sampai ke warga yang benar-benar membutuhkannya,” ujarnya, Jumat (5/12).
Ramlan menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi banjir dan siap menyalurkan bantuan susulan jika dibutuhkan.
“Kami bekerja sama dengan sejumlah pihak agar distribusi berjalan aman dan tepat sasaran. Ke depan, BRI akan tetap mendukung pemulihan wilayah terdampak,” tegasnya.
Penyaluran bantuan ini turut dikawal Polres Langkat untuk menghindari hambatan dalam distribusi.
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, bersama Kapolsek Pangkalan Susu, Camat Pematang Jaya,
Camat Pangkalan Susu, unsur KSOP Pangkalan Susu, serta Forkopimcam terlihat hadir dalam kegiatan tersebut.
BRI menegaskan komitmennya bahwa kegiatan sosial dan kemanusiaan seperti ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat terutama pada masa bencana. (*)
















