Menu

Mode Gelap
 

Daerah

Smart Board Rp 50 Miliar: ‘Mainan’ Pejabat di Tengah Sekolah Kumuh Langkat?

badge-check


					Smart Board Rp 50 Miliar: ‘Mainan’ Pejabat di Tengah Sekolah Kumuh Langkat? Perbesar

Investigasi: Yong Ganas

telisik.co.id/ – Langkat

Proyek pengadaan Smart Board senilai hampir Rp 50 miliar terus menuai kritik tajam dari berbagai kalangan.

Syahrial Sulung, Direktur Lembaga Studi Pengadaan Indonesia (LSPI) sekaligus aktivis pendidikan Kabupaten Langkat, menyoroti adanya indikasi campur tangan penguasa dalam proyek ini.

“Ya, sejak awal kesannya memang dipaksakan, dan kami mencurigai proyek ini dibidani langsung oleh penguasa,” ungkap Syahrial saat ditemui di Stabat.

Ia menilai, pengajuan anggaran hingga tahap pembelian perangkat ini dilakukan secara terburu-buru, tanpa kajian yang matang dan transparan.

Kejar Tayang dan Kepentingan Politik?

Menurut Syahrial, proyek ini terkesan seperti kejar tayang menjelang Pilkada Langkat 2024.

“Kami melihat ada indikasi bahwa ini bukan sekadar pengadaan untuk pendidikan, melainkan ada muatan politik di dalamnya.

Seharusnya, proyek sebesar ini melibatkan kajian komprehensif dan konsultasi dengan para pemangku kepentingan,” tambahnya.

Minim Kajian dan Perencanaan

Pengadaan Smart Board ini menimbulkan pertanyaan besar, mengingat banyak sekolah di Langkat yang masih kekurangan fasilitas dasar seperti meja, kursi, dan ruang kelas layak.

Syahrial menyayangkan ketidakseimbangan dalam prioritas pembangunan sektor pendidikan.

“Apa urgensinya membeli Smart Board ketika kondisi sekolah masih memprihatinkan?” tegasnya.

Desakan Transparansi

LSPI dan berbagai elemen masyarakat mendesak pemerintah daerah untuk membuka secara transparan proses tender dan pihak-pihak yang terlibat.

Syahrial juga menekankan pentingnya audit independen terhadap proyek ini.

Menunggu Klarifikasi Dinas Pendidikan

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Langkat belum memberikan klarifikasi terkait tudingan tersebut.

Proyek Smart Board yang semula dianggap sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan kini berbalik menjadi sorotan serius terkait dugaan penyimpangan dan kepentingan tertentu.

(Bersambung ke Bagian 3: Mengungkap Peran Penguasa dan Transparansi Tender Proyek Smart Board)

Facebook Comments Box

Lainnya

Pemkab Langkat Anggarkan Rp8 Miliar Perbaiki Jalan Rusak di Secanggang

8 Maret 2026 - 11:41 WIB

Sepekan Tak Masuk Kerja dr Ed, Oknum Dokter ASN Yang Dilaporkan Zina

2 Maret 2026 - 14:44 WIB

Syah Afandin Buka Bersama dan Lepas Tim Safari Ramadan 1447 H

26 Februari 2026 - 09:55 WIB

Gubernur Bobby Nasution Ajak KTNA Prioritaskan Pasokan Pangan untuk Sumut

10 Februari 2026 - 22:10 WIB

BI Pematangsiantar dan LPPM Universitas Labuhanbatu Jalin Kerja Sama Survei Harga

4 Februari 2026 - 06:11 WIB

Hits di Daerah