Deliserdang | telisik.co.id
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 resmi berakhir.
Ajang yang mempertemukan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai daerah di Sumut ini tidak hanya menjadi wadah perlombaan membaca Al-Qur’an,
tetapi juga momentum memperkuat karakter ASN yang berintegritas dan berakhlak mulia.
Penutupan MTQ KORPRI Sumut berlangsung di Aula Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Rabu (24/6/2026),
dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap.
Dalam sambutannya, Sulaiman menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar kompetisi tilawah.
Lebih dari itu, kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam membentuk aparatur negara yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.
“Nilai-nilai Al-Qur’an harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. MTQ KORPRI menjadi sarana pembinaan agar ASN tidak hanya cerdas dalam bekerja,
tetapi juga memiliki integritas dan akhlak yang baik dalam menjalankan amanah,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini menuntut lahirnya ASN yang profesional sekaligus memiliki landasan moral yang kuat.
Karena itu, pembinaan spiritual melalui kegiatan seperti MTQ perlu terus didorong agar pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, Sulaiman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan memberikan ucapan selamat kepada para pemenang yang berhasil meraih prestasi terbaik.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperdalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan maupun pekerjaan.
“Prestasi ini bukan akhir dari perjalanan. Jadikan kemenangan sebagai pemicu untuk terus belajar dan menebarkan nilai-nilai kebaikan yang terkandung dalam Al-Qur’an,” katanya.
Sulaiman juga mengumumkan bahwa para juara MTQ KORPRI Sumut akan menjadi duta Provinsi Sumatera Utara pada MTQ KORPRI Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung di Makassar pada 23 hingga 28 Agustus 2026.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, ia berpesan agar tidak berkecil hati.
Menurutnya, keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari raihan trofi atau gelar juara, melainkan dari kesungguhan dalam mengamalkan dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi pedoman dalam kehidupan dan pekerjaan kita sehari-hari,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Sulaiman mengajak seluruh ASN di Sumatera Utara untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam bekerja, bermasyarakat, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
MTQ KORPRI Sumut diharapkan terus menjadi sarana pembinaan yang mampu melahirkan ASN yang profesional,
berintegritas, serta memiliki karakter religius dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan publik yang semakin baik. (ril).
















