Foto : Rico Waas saat menerima audiensi Pengurus Wartawan Pemko Medan (PWPM) di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Jumat (10/7/2026).(ist)
Medan – telisik.co.id
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa pembangunan Kota Medan membutuhkan sinergisitas seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers.
Menurutnya, berbagai tantangan perkotaan, mulai dari persoalan banjir, penyelenggaraan event kota,
hingga peningkatan kualitas pelayanan publik, hanya dapat dihadapi melalui pemikiran yang adaptif dan kolaborasi yang kuat.
Penegasan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Pengurus Wartawan Pemko Medan (PWPM) di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Jumat (10/7/2026).
Audiensi yang dipimpin Ketua PWPM M.E. Ginting itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Selain bersilaturahmi, pengurus juga memperkenalkan kepengurusan baru PWPM periode 2026–2029
serta menyampaikan rencana pelaksanaan rapat kerja organisasi dan sejumlah program yang akan dijalankan dalam masa kepengurusan mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Arrahmaan Pane serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Medan Arafat Syam.
Rico Waas mengatakan, pers memiliki posisi yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Di sisi lain, media juga berperan sebagai jembatan komunikasi yang menghubungkan pemerintah dengan warga sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik.
Karena itu, ia berharap wartawan tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga menghadirkan informasi yang sehat,
mencerahkan, dan mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kita harus saling memberikan masukan selama itu bermanfaat bagi masyarakat.
Yang terpenting, informasi yang disampaikan benar, sehat, dan tidak membuat masyarakat tersesat,” ujar Rico Waas.
Menurutnya, tantangan pembangunan kota terus berkembang seiring perubahan zaman.
Kondisi tersebut membutuhkan ruang diskusi yang sehat, terbuka, dan melibatkan berbagai pihak, termasuk media massa.
Kritik dan masukan yang disampaikan secara konstruktif, katanya, akan menjadi bagian penting dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik dan pembangunan Kota Medan secara keseluruhan.
Rico Waas juga mendorong PWPM untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan profesionalisme wartawan.
Ia menilai organisasi wartawan memiliki peran penting dalam menciptakan iklim jurnalistik yang berkualitas dan berdaya saing.
Beberapa kegiatan yang dinilai dapat dikembangkan antara lain lomba karya tulis jurnalistik, fotografi jurnalistik, pertunjukan puisi,
penulisan sejarah dan geografi Kota Medan, hingga kegiatan yang mengangkat seni dan budaya lokal agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Selain kemampuan menulis, Rico Waas menekankan pentingnya penguasaan karya visual bagi seorang jurnalis.
Menurutnya, foto jurnalistik yang baik tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi, tetapi juga mampu menyampaikan cerita dan memperkuat pesan yang ingin disampaikan kepada publik.
“Foto yang baik bukan hanya dokumentasi, tetapi juga bisa bercerita. Karena itu, kemampuan menghasilkan karya visual juga penting dimiliki seorang wartawan,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWPM M.E. Ginting menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Wali Kota Medan kepada kepengurusan baru PWPM.
Ia berharap sinergi yang selama ini terjalin antara PWPM dan Pemko Medan dapat semakin erat
sehingga organisasi dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan profesionalisme wartawan yang bertugas meliput kegiatan pemerintahan.
Menurutnya, PWPM berkomitmen untuk terus menjadi wadah bagi para jurnalis dalam meningkatkan kompetensi,
menjaga etika profesi, serta mendukung penyebarluasan informasi pembangunan yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Medan.(wis)
















