Foto : Plt Bupati Tiorita Br Surbakti saat menghadiri pendistribusian zakat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Langkat Triwulan III Tahun 2026 di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (21/9/2026).
LANGKAT – telisik.co.id
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH mendorong zakat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga diperkuat sebagai kekuatan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dorongan itu disampaikan Tiorita saat menghadiri pendistribusian zakat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Langkat Triwulan III Tahun 2026 di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (21/9/2026).
Dalam pendistribusian tersebut, Baznas Langkat menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp490,48 juta kepada masyarakat penerima manfaat.
Bantuan tersebut disalurkan melalui lima program utama, yakni kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, dakwah dan advokasi, serta ekonomi.
Rp294,7 Juta untuk Kemanusiaan
Ketua panitia, Rismadianto Karo-karo, menjelaskan alokasi bantuan terdiri dari program kesehatan sebesar Rp28,3 juta, pendidikan Rp48 juta, kemanusiaan Rp294,730 juta, dakwah dan advokasi Rp116,451 juta serta ekonomi Rp3 juta.
Dari angka tersebut, program kemanusiaan menjadi penerima alokasi terbesar. Bantuan diarahkan untuk berbagai kebutuhan mendesak masyarakat.
Ketua Baznas Kabupaten Langkat Thantawi Jauhari, MA mengatakan bantuan yang disalurkan mencakup bedah rumah, modal usaha, biaya pengobatan, kursi roda dan tongkat hingga bantuan pendidikan.
Baznas juga memberikan bantuan kepada guru MDTA/TPQ, marbot, mualaf serta masyarakat yang terdampak bencana angin puting beliung.
Menurut Thantawi, pendistribusian tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab Baznas untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak.
Tiorita: Zakat Harus Hadir di Tengah Masyarakat
Tiorita mengapresiasi konsistensi Baznas Langkat dalam menyalurkan zakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, zakat memiliki potensi besar untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus membantu meringankan beban warga yang membutuhkan.
“Pemerintah Kabupaten Langkat mengapresiasi Baznas yang terus berkomitmen membantu masyarakat melalui berbagai program. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” ujar Tiorita.
Ia juga mendorong agar sinergi antara Pemkab Langkat dan Baznas terus diperkuat, termasuk dengan melibatkan dunia usaha, tokoh agama dan elemen masyarakat lainnya.
Menurut Tiorita, semakin kuat kolaborasi dan kepedulian sosial yang dibangun, semakin luas pula masyarakat yang dapat merasakan manfaat zakat.
Tak Sekadar Bantuan Sesaat
Tiorita berharap bantuan yang diterima masyarakat tidak hanya menyelesaikan kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Bantuan modal usaha, misalnya, diharapkan mampu membantu penerima mengembangkan kegiatan ekonomi. Sementara bantuan pendidikan dan kesehatan diharapkan dapat meringankan beban keluarga penerima.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi keberkahan bagi para penerima. Kita berharap kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat terus tumbuh,” katanya.
Tiorita kemudian menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat, didampingi unsur Forkopimda Langkat, Sekdakab Langkat H. Amril, para Asisten dan Staf Ahli Bupati.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Langkat AKBP Hanry P.H. Tambunan, SE, SIK, unsur Forkopimda, Sekdakab Langkat H. Amril, S.Sos, M.AP, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Langkat, Ketua MUI Langkat, Ketua Al-Wasliyah Langkat, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat serta jajaran Baznas Kabupaten Langkat.
Melalui pendistribusian zakat Triwulan III Tahun 2026, Pemkab Langkat dan Baznas berupaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus memastikan dana zakat dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang berhak.
Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya gotong royong dan memperluas kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Langkat.













