Foto : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif SPARK Go To Campus di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (4/10/2026).(ist)
MEDAN – telisik.co.id
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif SPARK Go To Campus di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan edukasi kesehatan yang terintegrasi dengan Gerakan Nasional SPRIN (Selamatkan Perempuan Indonesia) yang digagas Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).
Melalui kegiatan yang menyasar generasi muda hingga lingkungan kampus tersebut, Rico Waas menekankan pentingnya meningkatkan literasi masyarakat mengenai kesehatan reproduksi serta obstetri dan ginekologi (Obgyn).
Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam menentukan kualitas generasi masa depan. Karena itu, kesehatan perempuan sejak masa reproduksi, kehamilan hingga persalinan harus mendapat perhatian serius.
“Perempuan adalah bagian utama dari masa depan bangsa ini. Proses kehamilan hingga melahirkan generasi penerus membutuhkan kondisi kesehatan yang prima. Karena itu, pemahaman menyeluruh tentang kesehatan reproduksi harus sampai ke seluruh lapisan masyarakat,” ujar Rico Waas di sela kegiatan.
Rico mengatakan, literasi kesehatan yang diberikan sejak dini dapat menjadi salah satu langkah penting untuk menekan angka kematian ibu, mencegah risiko kehamilan bermasalah serta mendukung upaya pencegahan stunting pada anak.

Namun, ia menilai edukasi mengenai kesehatan reproduksi tidak boleh hanya dibebankan kepada perempuan.
Menurutnya, kaum pria, khususnya calon suami dan para suami, juga perlu memiliki pemahaman yang memadai mengenai kesehatan reproduksi dan Obgyn.
“Biasanya perempuan memang lebih paham tentang dunia Obgyn. Tapi ada satu hal penting yang harus kita dorong, bagaimana dengan para suami dan kaum laki-laki? Pemahaman mereka juga harus ditingkatkan,” katanya.
Rico menegaskan, membangun keluarga sehat membutuhkan keterlibatan dan pemahaman kedua pasangan.
“Membangun keluarga yang sehat dan masa depan yang baik itu butuh kerja sama sepasang suami istri, tidak bisa jalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Ia berharap kehadiran SPARK Go To Campus tidak hanya memberikan pemahaman kepada dokter maupun mahasiswa bidang kesehatan, tetapi juga mampu memperluas edukasi kepada masyarakat.
Terlebih, edukasi tersebut dinilai penting bagi generasi muda yang kelak akan memasuki kehidupan berkeluarga dan menjadi calon orang tua.
Dengan semakin luasnya literasi kesehatan reproduksi, Rico berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini serta mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan reproduksi dan kehidupan berkeluarga.(wis)
















