Keterangan foto: Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyaksikan laga pembuka I.League Cup 2026/2027 antara PSMS Medan kontra Persija Jakarta di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, Selasa (3/11/2026). Pertandingan berakhir imbang 1-1.(ist)
DELISERDANG – telisik.co.id
Ayam Kinantan menunjukkan taringnya! PSMS Medan sukses menahan imbang raksasa sepak bola ibu kota, Persija Jakarta, dengan skor 1-1 dalam laga pembuka Grup A I.League Cup 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, Selasa (3/11/2026) malam.
Pertandingan bergengsi tersebut berlangsung dalam atmosfer luar biasa. Sekitar 22 ribu suporter memadati stadion untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masyarakat Sumatera Utara.
Laga perdana turnamen ini juga disaksikan langsung Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Sebelum pertandingan dimulai, terlebih dahulu digelar seremoni pembukaan I.League Cup 2026/2027 yang menandai dimulainya kompetisi tersebut.
Sejak peluit awal dibunyikan pukul 19.30 WIB, kedua kesebelasan langsung memperagakan permainan terbuka. PSMS yang tampil di hadapan pendukung sendiri berusaha memberikan perlawanan terhadap Persija yang diperkuat sejumlah pemain berkualitas.
Ayam Kinantan sebenarnya sempat membuat publik stadion bersorak pada menit ke-40. Sundulan M. Ragil yang memanfaatkan tendangan bebas Rangga Muslim berhasil menjebol gawang Persija. Namun, kegembiraan tersebut harus terhenti setelah wasit menganulir gol karena Ragil dinilai berada dalam posisi offside.
Tiga menit berselang, Persija justru berhasil mencuri keunggulan. Figo Dennis melepaskan tembakan jarak jauh setelah menerima operan Kwon Chang-hoon. Bola meluncur ke gawang PSMS yang dikawal M. Natshir.
Persija unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki paruh kedua, pelatih PSMS Eko Purdjianto melakukan perubahan komposisi pemain. Phillerson dan Pramoedya Putra dimasukkan untuk menggantikan Rizdjar Nurviat dan M. Ragil.
Pergantian tersebut membuat permainan PSMS semakin agresif. Serangan demi serangan mulai dibangun untuk mengejar ketertinggalan.
Kerja keras Ayam Kinantan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80. Phillerson berhasil memanfaatkan bola liar setelah Rangga Muslim melewati sejumlah pemain Persija dan mengirimkan umpan terobosan.
Gol tersebut membuat Stadion Utama Sumatera Utara kembali bergemuruh. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Hasil ini membuat PSMS Medan dan Persija Jakarta harus puas berbagi satu poin pada pertandingan perdana Grup A.
Dalam laga tersebut, Persija tidak didampingi pelatih kepala Shin Tae-yong yang dikabarkan tengah menjalani perawatan.
Usai pertandingan, pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto mengapresiasi dukungan luar biasa para suporter yang memenuhi stadion. Menurutnya, kehadiran sekitar 22 ribu penonton menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi para pemain.
“Untuk suporter, kita luar biasa. Baru sekarang ini penonton full. Kita harapkan ke depannya tidak hanya di Copa, di kompetisi juga sama, karena suporter sangat antusias dan bisa menambah semangat untuk kita,” ungkap Eko.
Hasil imbang melawan Persija menjadi modal penting bagi PSMS untuk menatap pertandingan berikutnya. Namun, lebih dari sekadar satu poin, laga ini juga memperlihatkan besarnya antusiasme masyarakat Sumatera Utara terhadap sepak bola.
Dukungan puluhan ribu suporter di Stadion Utama Sumatera Utara menjadi pesan bahwa gairah sepak bola di Tanah Deli masih menyala dan Ayam Kinantan tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. (wis/rel)



















