MEDAN – telisik.co.id
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama pemerintah kabupaten/kota
dalam rangka pengendalian inflasi daerah, pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) RKPD 2027 Sumut di Hotel Santika Medan, Rabu (23/4/2026)
Kesepakatan ini menjadi langkah konkret memperkuat sinergi antar daerah dalam menjaga stabilitas harga, khususnya komoditas pangan strategis
Penandatanganan dilakukan antara Pemprov Sumut dengan seluruh kabupaten/kota, yang diwakili Pemerintah Kota Padangsidimpuan, serta wilayah Kepulauan Nias diwakili Kabupaten Nias Utara.
Penetapan tersebut didasarkan pada indikator Indeks Harga Konsumen (IHK) sebagai acuan utama pengukuran inflasi
Melalui kerja sama ini, pemerintah menargetkan stabilitas pasokan, kelancaran distribusi, serta keterjangkauan harga di tengah dinamika ekonomi
Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Poppy Marulita Hutagalung menyampaikan, pengendalian inflasi akan diperkuat melalui pendekatan 4T, yakni tepat komoditas, tepat sasaran, tepat lokasi, dan tepat waktu
“Pasokan harus tepat komoditas, tepat sasaran, tepat lokasi, dan tepat waktu. Termasuk untuk mendukung kebutuhan program makan bergizi gratis,” ujarnya menyampaikan arahan Gubernur
Selain itu, penguatan distribusi dilakukan melalui pengembangan Toko Pantau Inflasi di 5–10 titik, serta optimalisasi berbagai sistem digital seperti SP2KP dan SiHarapanKu untuk memantau harga pangan secara real time
Upaya menjaga keterjangkauan harga juga diperkuat dengan sistem peringatan dini terhadap fluktuasi harga komoditas penting, termasuk sosialisasi harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan pembelian/penjualan (HAP)
Tak hanya itu, sinergi antar daerah juga difokuskan pada penguatan data distribusi pangan di berbagai simpul niaga, guna memastikan tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak terkendali
Kerja sama ini berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang atau disesuaikan sesuai kesepakatan para pihak
Turut menyaksikan penandatanganan tersebut, Wakil Gubernur Sumut Surya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Rudy Brando Hutabarat, serta perwakilan bupati dan wali kota se-Sumatera Utara
Melalui MoU ini, Pemprov Sumut berharap stabilitas harga tetap terjaga, inflasi terkendali, dan daya beli masyarakat tetap kuat di tengah tantangan ekonomi ke depan.(wis)
















