Foto : Situs yang menyimpan ratusan artefak batu berusia ribuan tahun tersebut dinilai memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat tinggi bagi masyarakat adat Nias.(ist)
Nias Selatan | telisik.co.id
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan komitmennya untuk merevitalisasi Situs Megalitik Tetegewo di Desa Hilisao’ötö, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melestarikan warisan peradaban leluhur sekaligus mengangkat Tetegewo menjadi destinasi wisata sejarah bertaraf internasional.
Komitmen itu disampaikan Bobby saat mengunjungi situs megalitik bersama Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, Jumat (17/7/2026).
Situs yang menyimpan ratusan artefak batu berusia ribuan tahun tersebut dinilai memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat tinggi bagi masyarakat adat Nias.
Dalam kunjungannya, Bobby bersama rombongan berjalan kaki sekitar 200 meter menembus jalur menanjak menuju lokasi situs.
Sepanjang perjalanan, ia mendengarkan penjelasan warga mengenai sejarah Tetegewo yang diyakini sebagai salah satu kawasan permukiman leluhur masyarakat Nias pada masa lampau.
Setibanya di lokasi, Bobby mengamati langsung susunan batu-batu megalitik beserta berbagai ukiran dan artefak yang menjadi jejak peradaban kuno.
Susunan batu tersebut disebut memiliki kemiripan dengan pondasi rumah adat Nias yang hingga kini masih menjadi identitas budaya masyarakat setempat.
Menurut Bobby, keberadaan Situs Tetegewo harus dijaga sebagai warisan sejarah yang memiliki nilai penting bagi generasi mendatang.
“Karena ini peninggalan sejarah penting bagi masyarakat adat Nias, maka harus dijaga.
Yang terpenting bagaimana kita merevitalisasi situs ini agar seluruh artefak yang ada tetap terpelihara,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjut Bobby, akan melakukan revitalisasi secara menyeluruh, mulai dari penataan fisik kawasan,
pelestarian artefak, hingga pengelolaan destinasi agar mampu menarik lebih banyak wisatawan.
“Kita ingin membangun Nias. Revitalisasi ini bukan hanya memperbaiki tempatnya, tetapi juga menjadikan artefak-artefak sejarah ini memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui sektor pariwisata.
Ini tugas kita bersama, dan Pemprov Sumut siap melaksanakannya,” tegasnya.
Sementara itu, warga Nias Selatan, Hulu, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Gubernur Bobby Nasution terhadap pembangunan di Kepulauan Nias, khususnya pelestarian situs bersejarah yang berada jauh dari pusat kota.
“Kalau tempat ini dibangun lebih baik lagi, kami tentu sangat bersyukur. Apalagi Pak Gubernur sudah beberapa kali datang ke Nias.
Harapan kami, situs ini semakin dikenal dan banyak dikunjungi wisatawan,” katanya.
Kunjungan Bobby Nasution bersama rombongan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Ratusan warga memadati kawasan Situs Megalitik Tetegewo untuk menyaksikan secara langsung kehadiran gubernur sekaligus mengabadikan momen dengan berfoto bersama.(wis)
















