Medan – telisik.co.id
Program Rabu Walk In Interview (RW-In Interview) yang digagas Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan terbukti memberikan dampak nyata bagi para pencari kerja. Sejumlah peserta kini berhasil menembus dunia kerja, salah satunya Ruth Rafena Surbakti, fresh graduate yang kini bekerja di bagian laboratorium Rumah Sakit Hermina Medan.
Ruth, lulusan D3 Laboratorium Poltekkes Medan tahun 2025, mengaku program ini menjadi titik balik dalam perjalanannya mencari pekerjaan. Sebelumnya, ia telah melamar ke berbagai rumah sakit, namun tak kunjung mendapat panggilan.
“Saya sangat senang dan bersyukur. Setelah tahu program ini, saya langsung coba dan akhirnya diterima bekerja,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan, informasi program didapat melalui media sosial Disnaker Kota Medan. Selanjutnya, ia mendaftar melalui platform Siduta (Sistem Informasi Terpadu Tenaga Kerja) yang memudahkan proses administrasi.
“Prosesnya sangat mudah. Daftar dari rumah, lalu datang saat hari pelaksanaan dan langsung wawancara,” jelasnya.
Menurut Ruth, program ini sangat membantu, terutama bagi fresh graduate yang minim pengalaman kerja. Ia pun aktif membagikan informasi tersebut kepada rekan-rekannya agar ikut memanfaatkan peluang serupa.
“Terima kasih untuk Pemko Medan dan Bapak Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas. Program ini sangat membantu saya mendapatkan pekerjaan,” tuturnya.
Kisah serupa juga datang dari Listaria Simandalahi. Ia berhasil mendapatkan pekerjaan setelah sempat menganggur selama hampir empat bulan. Kini, Listaria resmi bekerja di Rumah Sakit Hermina Medan sebagai tenaga teknis kefarmasian.
“Perasaannya sangat senang. Saya sempat jeda kerja hampir empat bulan, tapi lewat program ini saya bisa langsung diterima,” ungkapnya.
Listaria yang merupakan lulusan D3 Institut Kesehatan Helvetia menjelaskan bahwa proses rekrutmen berlangsung cepat. Setelah mendaftar melalui Siduta, ia mengikuti wawancara di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan pada hari Rabu, dan hanya berselang dua hari langsung dipanggil pihak HRD.
“Prosesnya cepat dan tidak ribet. Hari Rabu wawancara, hari Jumat sudah dihubungi,” katanya.
Ia pun mengajak para pencari kerja lainnya untuk memanfaatkan program tersebut, terlebih di tengah persaingan kerja yang semakin ketat.
“Program ini sangat membantu dan mempermudah. Buat teman-teman, ayo manfaatkan kesempatan ini,” ajaknya.
Program Rabu Walk In Interview merupakan inovasi Pemerintah Kota Medan melalui Disnaker untuk menekan angka pengangguran dengan mempertemukan pencari kerja dan perusahaan secara langsung dalam waktu singkat.
Keberhasilan Ruth dan Listaria menjadi bukti bahwa program ini tidak sekadar formalitas, melainkan solusi konkret yang membuka peluang kerja bagi generasi muda dan masyarakat luas di Kota Medan.(Wis)
















