Menu

Mode Gelap
 

Berita

Koperasi Sumut Makin Bergeliat, Volume Usaha Tembus Rp7,47 Triliun

badge-check

Koperasi Sumut Makin Bergeliat, Volume Usaha Tembus Rp7,47 Triliun Perbesar

Foto : Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Yuliani Siregar mengatakan, saat ini terdapat 17.994 koperasi di Sumatera Utara, dengan tingkat keaktifan kelembagaan mencapai 68 persen.(Ist)

Medan – telisik.co.id

Kinerja koperasi di Sumatera Utara terus menunjukkan tren positif. Hingga Juli 2026, volume usaha koperasi di provinsi ini telah mencapai lebih dari Rp7,47 triliun, menandakan semakin kuatnya peran koperasi dalam menopang perekonomian kerakyatan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Yuliani Siregar mengatakan, saat ini terdapat 17.994 koperasi di Sumatera Utara, dengan tingkat keaktifan kelembagaan mencapai 68 persen.

“Total volume usaha koperasi di Sumatera Utara secara keseluruhan berhasil menembus angka Rp7,47 triliun,” ujar Yuliani pada temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (23/7/2026).

Selain mencatat volume usaha yang tinggi, koperasi di Sumut juga membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp377,4 miliar dengan jumlah anggota mencapai 1.531.520 orang.

Menurut Yuliani, capaian tersebut menunjukkan bahwa koperasi masih menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di Sumatera Utara.

Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga saat ini telah terbentuk 6.100 unit KDKMP di seluruh kabupaten dan kota di Sumut.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.594 gerai masih dalam proses pembangunan, sedangkan 629 gerai telah selesai dibangun dan siap beroperasi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Yuliani menjelaskan, sejumlah KDKMP bahkan telah mulai menjalankan kegiatan usaha.

Hal ini menunjukkan bahwa program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mulai memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Sumut, 13 KDKMP di Kabupaten Deliserdang, Simalungun, Asahan, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan,

Serdangbedagai, Dairi, serta Kota Medan telah melakukan transaksi usaha dengan total nilai mencapai Rp347.540.100.

Untuk meningkatkan daya saing koperasi, Pemprov Sumut terus menjalankan berbagai program penguatan kelembagaan sepanjang 2026.

Program tersebut meliputi pelatihan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang manajemen keuangan bagi pengurus koperasi jasa, serta pengawasan dan pemeriksaan koperasi secara berkala.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat aspek legalitas dan tata kelola usaha simpan pinjam. Hingga pertengahan 2026, validasi dan verifikasi izin usaha simpan pinjam telah dilakukan terhadap 13 koperasi.

Secara kumulatif, proses verifikasi telah menjangkau 42 koperasi, atau sekitar 63 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara itu, 60 koperasi telah mendapatkan pelatihan manajemen guna meningkatkan profesionalisme dan kualitas tata kelola kelembagaan.(Wis)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Lainnya

Pemprov Sumut Siapkan Puskesmas Botombowo Jadi Rawat Inap Plus

23 Juli 2026 - 19:28 WIB

Pemprov Sumut-KKP Percepat Pemulihan Sektor Kelautan dan Perikanan Pascabanjir

23 Juli 2026 - 19:22 WIB

Tiorita Pastikan UHC Prioritas Berlanjut, Jamin Akses Kesehatan Warga Langkat

23 Juli 2026 - 19:14 WIB

Morowali Salurkan Bantuan Rp290 Juta untuk Pemulihan Rumah Ibadah di Langkat

23 Juli 2026 - 19:07 WIB

Tiorita Tegaskan Komitmen Lindungi Generasi Muda pada Peringatan HANI dan Hari Anak Nasional

23 Juli 2026 - 19:04 WIB

Hits di Berita