Menu

Otomatis

Berita Medan

Pesan Tegas Zakiyuddin Harahap di Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026

badge-check

Pesan Tegas Zakiyuddin Harahap di Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 Perbesar

Medan —  telisik.co.id

Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, memimpin Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 di Lapangan Avros, Kecamatan Medan Maimun, Minggu (26/4/2026).

Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa Kota Medan harus belajar serius dari dua tahun banjir berturut-turut dan menjadikan kesiapsiagaan sebagai gerakan nyata, bukan sekadar seremonial.

Apel yang dihadiri Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari, jajaran OPD, unsur TNI-Polri, Pramuka, Kelurahan Tangguh Bencana (Katana),

serta relawan dari STIKes Mitra Husada dan Palang Merah Indonesia (PMI) ini menjadi momentum konsolidasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana.

Dalam sambutannya, Zakiyuddin menyinggung banjir besar November 2025 sebagai peristiwa terparah yang ia saksikan.

Ia juga mengingatkan pola kejadian serupa pada 2024 menjadi sinyal kuat bahwa ancaman banjir berpotensi kembali terjadi pada November 2026.

“Kita harus merenungkan kenapa ini terjadi. Dari tiga provinsi yang terdampak, hanya kota besar di Sumatera Utara, yakni Medan, yang terendam. Artinya ada yang salah pada sistem aliran sungai kita,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan utama terletak pada aliran sungai yang terganggu, drainase tersumbat, serta parit yang tidak berfungsi optimal.

Ia juga menduga faktor wilayah hulu turut memengaruhi kondisi di Kota Medan.

Zakiyuddin memberi penekanan khusus pada peran Kepala Lingkungan (Kepling) sebagai ujung tombak di masyarakat.

Ia meminta para Kepling aktif mengedukasi warga terkait mitigasi bencana, mengingat mereka paling memahami kondisi riil di lapangan.

“Masih banyak parit tersumbat. Bagaimana air mengalir ke sungai jika salurannya tidak beres. Kepling yang paling tahu kondisi itu,” tegasnya.

Ia juga menyoroti minimnya kesadaran warga saat banjir besar terjadi, di mana banyak yang tidak percaya air akan naik drastis sehingga proses evakuasi terhambat.

Untuk itu, ia mendorong penggunaan sistem peringatan dini sederhana seperti kentongan atau sirene di setiap lingkungan.

Tepat pukul 10.00 WIB dalam apel tersebut dilakukan pemukulan kentongan sebagai simbol kesiapsiagaan.

Zakiyuddin berharap alat sederhana itu dapat menjadi penanda bahaya yang efektif di tengah masyarakat.

Selain itu, ia kembali menyinggung persoalan klasik yang memperparah banjir, yakni kebiasaan membuang sampah ke sungai dan parit serta keberadaan bangunan liar di bantaran sungai yang bahkan menutup jalan inspeksi.

“Jangankan sungai, jalan inspeksi saja sudah tertutup rumah. Tidak mungkin tidak ada aktivitas pembuangan sampah ke sungai,” ungkapnya.

Di akhir amanatnya, Zakiyuddin menegaskan bahwa peringatan HKB harus menjadi titik awal pembenahan serius dan edukasi masif kepada masyarakat agar banjir tidak lagi dianggap sebagai kejadian tahunan yang lumrah.

“Saya mengimbau masyarakat menjaga kebersihan, minimal tidak membuang sampah ke parit atau sungai. Itu sudah sangat membantu menghadapi bencana ke depan,” ucapnya.

Ia juga kembali menginstruksikan agar Kepling aktif menyebarkan informasi mitigasi dengan berkolaborasi bersama BPBD hingga ke tingkat lingkungan.

“Kita harapkan kentongan ada di setiap lingkungan. Selain itu, bisa melalui pengeras suara masjid.

Dengan begitu masyarakat tahu ketika bencana akan datang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, melaporkan bahwa HKB 2026 mengusung tema “Siap Untuk Selamat” dengan subtema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”.

Peringatan tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi aksi nyata berupa gotong royong pembersihan Sungai Deli guna membangun kesadaran kolektif dan kewaspadaan dini masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Lainnya

Lepas Purna Tugas Sekda, Rico Waas: Wiriya Alrahman Tinggalkan Warisan Kepemimpinan

30 Jul 2026 - 06:32 WIB

Lepas Purna Tugas Sekda, Rico Waas: Wiriya Alrahman Tinggalkan Warisan Kepemimpinan

Rico Waas: Revitalisasi RSUD Pirngadi Tak Cukup Bangun Gedung, Tata Kelola Harus Dibenahi

21 Jul 2026 - 18:28 WIB

Rico Waas: Revitalisasi RSUD Pirngadi Tak Cukup Bangun Gedung, Tata Kelola Harus Dibenahi

Bobby Nasution Siap Sambut Gubernur se-Sumatera, BI Investment Day Perkuat Arus Investasi Regional

21 Jul 2026 - 14:19 WIB

Bobby Nasution Siap Sambut Gubernur se-Sumatera, BI Investment Day Perkuat Arus Investasi Regional

7 Hari Semarak HUT Medan, 164 UMKM Ekraf Raup Omzet Rp1,18 Miliar

18 Jul 2026 - 14:59 WIB

7 Hari Semarak HUT Medan, 164 UMKM Ekraf Raup Omzet Rp1,18 Miliar

Apresiasi Film Pramuka, Rico Waas: Media Kreatif Bentuk Karakter Generasi Muda

15 Jul 2026 - 17:54 WIB

Apresiasi Film Pramuka, Rico Waas: Media Kreatif Bentuk Karakter Generasi Muda
Hits di Berita Medan