Foto : Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, turun langsung meninjau kondisi jalan tersebut, Rabu (12/8/2026) siang. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat berjalan sesuai rencana.(ist)
SECANGGANG –telisik.co.id
Setelah sempat menjadi sorotan dan didemo warga karena kondisi jalan yang rusak, Jalan Kampung Nangka–Kepala Sungai, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, akhirnya mulai mendapat penanganan. Tahap pertama perbaikan sepanjang 450 meter kini telah rampung.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, turun langsung meninjau kondisi jalan tersebut, Rabu (12/8/2026) siang. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat berjalan sesuai rencana.
Tiorita didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, S.Sos., M.AP., serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Di lokasi, Tiorita menyampaikan bahwa pengaspalan sepanjang 450 meter merupakan tahap awal dari rencana penanganan ruas jalan Kampung Nangka–Kepala Sungai yang dilakukan secara bertahap.
“Untuk tahap berikutnya akan segera kita realisasikan lagi kurang lebih sejauh 4 kilometer,” ujar Tiorita.
Pernyataan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini berharap akses jalan mereka mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Sebelumnya, kondisi jalan Kampung Nangka–Kepala Sungai sempat memicu aksi protes warga. Kerusakan jalan dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama mobilitas warga dan aktivitas perekonomian sehari-hari.
Kini, sebagian ruas yang telah diperbaiki mulai terlihat lebih baik. Namun, pekerjaan 450 meter tersebut baru menjadi langkah awal, mengingat masih terdapat ruas jalan lain yang membutuhkan penanganan.
Tiorita mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
Ia juga meminta masyarakat ikut menjaga jalan yang telah dibangun, salah satunya dengan mengawasi kendaraan yang melintas agar tidak membawa muatan melebihi kapasitas jalan.
“Mari kita jaga jalan ini dengan menjaga tonase muatan kendaraan sehingga bisa bertahan lama,” katanya.
Menurut Tiorita, pembangunan infrastruktur bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran masyarakat juga dibutuhkan agar hasil pembangunan dapat bertahan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Ia pun meminta masyarakat tetap bersabar terhadap penanganan sejumlah ruas jalan lain yang kondisinya masih membutuhkan perbaikan.
“Kami berharap masyarakat bisa sabar. Perhatian dan kerja kami tetap untuk masyarakat,” tegasnya.
Dengan rampungnya tahap pertama sepanjang 450 meter, Pemkab Langkat menyatakan penanganan Jalan Kampung Nangka–Kepala Sungai akan terus dilanjutkan secara bertahap. Pemerintah menargetkan penanganan ruas tersebut dapat mencapai sekitar 4 kilometer pada 2026.
Bagi masyarakat Secanggang, pengaspalan ini bukan sekadar pembangunan jalan, tetapi juga jawaban atas keresahan yang selama ini mereka sampaikan.
Kini, warga tinggal menunggu apakah janji kelanjutan perbaikan tersebut benar-benar terealisasi hingga ruas yang masih rusak seluruhnya mendapat penanganan.(wis)



















