Menu

Mode Gelap
 

Peristiwa

Gedung Uniland Digeruduk: Buruh Tuntut Asian Agri Akhiri Praktik Kerja Paksa

badge-check

Gedung Uniland Digeruduk: Buruh Tuntut Asian Agri Akhiri Praktik Kerja Paksa Perbesar

Medan –TELISIK.CO.ID

Ribuan buruh perkebunan yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Labuhanbatu Raya menggeruduk Gedung Uniland Plaza, kantor Asian Agri Group, di Jalan Letjen MT Haryono Medan, Kamis (13/11/2025).

Mereka menuntut perusahaan menghentikan praktik yang disebut sebagai “perbudakan” terhadap istri dan anak para pekerja.

Massa yang datang menggunakan 12 bus dari Labuhanbatu Raya ini merupakan pekerja dari sejumlah perusahaan di bawah Asian Agri Group, seperti PT SMA, PT ISJ, PT RSK,

PT HSJ, dan PT Andalas. Para buruh juga membawa istri serta anak mereka sebagai bukti dugaan praktik eksploitasi yang mereka protes.

Di tengah orasi, Ketua PC FSPMI Labuhanbatu Raya, Wardin, mengecam keras tindakan perusahaan yang disebutnya telah memaksa keluarga buruh ikut bekerja tanpa bayaran.

“Anak dan istri kami dipaksa bekerja memenuhi target, tapi tidak diberi upah. Ini sudah sangat kejam.

Dulu di masa penjajahan kita dibayar dengan makan, sekarang di Asian Agri, bekerja saja tak diberi upah maupun makan,” tegasnya di hadapan ribuan massa.

Aksi ini juga diikuti buruh dari Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Kota Medan. Selain menghentikan dugaan eksploitasi keluarga pekerja, massa membawa sejumlah tuntutan, di antaranya:

1. Memisahkan pekerjaan memanen TBS dengan mengutip brondolan.

2. Mengakhiri pemanfaatan istri dan anak pemanen yang tidak terdaftar sebagai pekerja.

3. Menaikkan premi sesuai hitungan upah lembur.

4. Mengangkat pekerja pupuk dan semprot menjadi PKWTT.

5. Menghapus masa percobaan bagi PKWTT dan menyetarakan hak dengan SKU.

6. Menerapkan struktur skala upah sesuai SK Gubernur Sumut tentang UMP.

7. Mencopot KUPT Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah IV Sumut.

Setelah beberapa jam berorasi, perwakilan buruh melakukan perundingan dengan manajemen Asian Agri Group, dimediasi oleh Disnaker Sumut,

Polda Sumut, dan Polres Labuhanbatu. Namun Sekretaris FSPMI, Budi, mengatakan bahwa negosiasi belum mencapai kesepakatan.

“Belum ada titik temu. Besok kami akan kembali aksi di kantor Asian Agri Group,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Asian Agri Group belum memberikan keterangan resmi terkait aksi dan tudingan para buruh.(Arf)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Lainnya

Tiorita: Lahirkan Polisi Profesional, Humanis, dan Pengayom Masyarakat

21 Juli 2026 - 05:58 WIB

Bobby Bermalam Bersama Ribuan Pramuka, Api Unggun Jamdasu XI Kobarkan Semangat Generasi Muda

12 Juli 2026 - 08:08 WIB

Satpol PP Sumut Ambil Alih Pengamanan Sidebuk Debuk, Patroli 24 Jam Berantas Pungli

30 Juni 2026 - 19:18 WIB

Pemprov Sumut Perkuat Mediasi Penyelesaian Konflik Plasma Sawit di Madina

29 Juni 2026 - 17:02 WIB

Rumah Adat Sisingamangaraja Terbakar, Rico Waas Pastikan Segera Diperbaiki

27 Juni 2026 - 19:14 WIB

Hits di Peristiwa