Menu

Mode Gelap
 

Peristiwa

Mahasiswa dan Pemuda Binjai Turun ke Jalan, Soroti BBM, Rupiah hingga Program MBG

badge-check

Mahasiswa dan Pemuda Binjai Turun ke Jalan, Soroti BBM, Rupiah hingga Program MBG Perbesar

foto : Ratusan massa yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa dan Pemuda Kota Binjai menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Tugu Binjai, Rabu (17/6/2026) siang sekitar pukul 14.30 WIB.(kus)

BINJAI -telisik.co.id

Ratusan massa yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa dan Pemuda Kota Binjai menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Tugu Binjai, Rabu (17/6/2026) siang sekitar pukul 14.30 WIB.

Dalam aksi tersebut, para peserta menyampaikan sejumlah kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah pusat yang dinilai berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

Beberapa isu yang disoroti antara lain melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, revisi Undang-Undang Polri, hingga persoalan pasokan listrik di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Sumatera.

Dengan menggunakan pengeras suara dan membawa sejumlah spanduk bertuliskan berbagai tuntutan, massa menyampaikan aspirasi mereka secara terbuka di ruang publik.

Salah seorang orator aksi, Windi Tanjung, mengaku prihatin terhadap kondisi yang menurutnya sedang dihadapi masyarakat saat ini.

“Kami hadir karena melihat dan merasakan langsung berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat. Aksi ini murni sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap kondisi bangsa,” ujarnya dalam orasi.

Windi juga menyinggung dugaan kasus korupsi yang berkaitan dengan program pemerintah dan meminta agar penegakan hukum dilakukan secara transparan.

Senada dengan itu, penanggung jawab aksi, Oza Hasibuan, menilai sejumlah program pemerintah perlu dievaluasi agar pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam orasinya, Oza juga menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah serta meminta pengawasan yang ketat untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

“Kami berharap seluruh program yang menggunakan anggaran negara diawasi secara serius sehingga tidak menjadi celah terjadinya praktik korupsi,” tegasnya.

Sementara itu, orator lainnya, Zia Ulhaq, turut menyoroti berbagai persoalan ekonomi yang menurutnya menjadi perhatian masyarakat, mulai dari nilai tukar rupiah hingga kebijakan harga BBM.

“Kami hadir bukan karena kebencian kepada siapa pun, tetapi karena kecintaan terhadap negeri ini. Kami ingin pemerintah mendengar aspirasi masyarakat dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang ada,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, massa juga meminta agar pemerintah daerah dan unsur legislatif Kota Binjai dapat menerima aspirasi mereka secara langsung.

Selain menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan, para peserta aksi menegaskan pentingnya ruang demokrasi yang sehat bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan kritik secara terbuka.

Aksi berlangsung di bawah pengawalan personel Polres Binjai. Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman dan kondusif.(Kus/red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Lainnya

Bobby Bermalam Bersama Ribuan Pramuka, Api Unggun Jamdasu XI Kobarkan Semangat Generasi Muda

12 Juli 2026 - 08:08 WIB

Satpol PP Sumut Ambil Alih Pengamanan Sidebuk Debuk, Patroli 24 Jam Berantas Pungli

30 Juni 2026 - 19:18 WIB

Pemprov Sumut Perkuat Mediasi Penyelesaian Konflik Plasma Sawit di Madina

29 Juni 2026 - 17:02 WIB

Rumah Adat Sisingamangaraja Terbakar, Rico Waas Pastikan Segera Diperbaiki

27 Juni 2026 - 19:14 WIB

MTQ KORPRI Sumut 2026 Ditutup, Cetak ASN Berintegritas dan Berakhlak Mulia

25 Juni 2026 - 09:42 WIB

Hits di Peristiwa