Foto : Plt Bupati Langkat Tiorita saat menghadiri penutupan MTQ ke-7 YHA di Masjid Al Musannif, Kompleks Cemara Asri, Medan, Selasa (25/8/2026).Penutupan MTQ dirangkaikan dengan Haul Haji Anif ke-5.(ist)
MEDAN – telisik.co.id
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Yayasan Haji Anif (YHA) ke-7 kembali menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, S.H., mengapresiasi konsistensi Yayasan Haji Anif menggelar ajang tersebut. Menurutnya, MTQ bukan sekadar kompetisi mencari juara, tetapi wadah menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Hal itu disampaikan Tiorita saat menghadiri penutupan MTQ ke-7 YHA di Masjid Al Musannif, Kompleks Cemara Asri, Medan, Selasa (25/8/2026).
Penutupan MTQ dirangkaikan dengan Haul Haji Anif ke-5 dan dihadiri ribuan masyarakat.
MTQ YHA ke-7 tahun ini diikuti sekitar 600 peserta. Mereka berkompetisi pada cabang Tilawah dan Tahfidz untuk kategori putra dan putri.
Menariknya, peserta yang diperbolehkan mengikuti ajang tersebut merupakan mereka yang belum pernah menjadi juara pada MTQ tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun MTQ Yayasan Haji Anif sebelumnya.
Menurut Tiorita, konsep tersebut memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk tampil, mengasah kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi.
“Semoga kegiatan ini bisa berlanjut setiap tahunnya, sehingga bisa menghasilkan generasi-generasi muda yang cinta Al-Qur’an,” ujar Tiorita.
Ia berharap MTQ YHA terus berkembang. Tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda.
Tiorita menilai, kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an harus berjalan beriringan dengan upaya memahami serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
100 Masjid, dari Sumut hingga Papua
Penutupan MTQ YHA ke-7 semakin semarak dengan ceramah agama yang disampaikan KH Muhammad Zaaf Fadlan Rabbani Al-Garamatan atau Ustadz Fadlan Garamatan dari Papua Barat.
Hadir pula Ketua Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila KPH H Japto Soelistyo Soerjosoemarno, S.H.; Ketua DMDI Indonesia Datuk Seri H Said Aldi Al Idrus, S.E., M.M.; Tuan Guru Babussalam Langkat Syekh Dr H Zikmal Fuad, M.A.; serta sejumlah kepala perangkat daerah Pemkab Langkat.
Ketua Yayasan Haji Anif yang juga Anggota DPR RI, Dr H Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang hadir dan memenuhi Masjid Al Musannif.
“Semoga kehadiran Bapak/Ibu semua dapat menjadi berkah,” kata Musa Rajekshah.
Dalam kesempatan itu, Musa juga kembali menyampaikan komitmen Yayasan Haji Anif dalam program pembangunan 100 masjid.
Salah satunya direncanakan dibangun di daerah asal Ustadz Fadlan Garamatan di Papua Barat.
“Doakan agar program ini bisa berjalan dengan baik dan dilancarkan segala urusannya,” harapnya.
Menurut Musa, kegiatan keagamaan seperti MTQ serta pembangunan masjid merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam memperkuat pembinaan umat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Bagi Pemkab Langkat, kehadiran Tiorita dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan yang mendorong penguatan kehidupan keagamaan.
Tiorita berharap semangat membaca, memahami dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.
Sebab, menurutnya, generasi yang dibutuhkan bukan hanya mereka yang mampu meraih prestasi, tetapi juga memiliki karakter, akhlak dan kecintaan terhadap nilai-nilai agama.(Yong)

















