MEDAN – telisik.co.id
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mulai menyalurkan dana hibah tahun anggaran 2026 kepada ratusan penerima.0
Bantuan tersebut menyasar rumah ibadah, yayasan pendidikan, lembaga keagamaan hingga mahasiswa penerima beasiswa.
Melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Sumut, sebanyak 567 penerima mendapatkan dana hibah dalam tahap penyaluran kali ini.
Rinciannya, terdiri dari 250 rumah ibadah, 160 yayasan atau lembaga pendidikan, 9 lembaga keagamaan, serta 148 mahasiswa penerima beasiswa.
Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan, Pemprov Sumut telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp200 miliar untuk dana hibah pada tahun anggaran 2026.
Menurut Bobby, besarnya anggaran tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya melalui rumah ibadah, lembaga pendidikan dan keagamaan serta program beasiswa.
“Penganggaran dana hibah di Indonesia salah satu yang terbesar itu di Sumut. Kami informasikan dana hibah untuk hal ini besar,
Ada lebih Rp200 miliar satu tahun yang kami anggarkan,” ujar Bobby dalam acara penyaluran dana hibah, Senin (31/8/2026) pagi.
Bobby menegaskan, dana hibah yang disalurkan bukan sekadar persoalan besaran anggaran, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi penerima.
Ia berharap bantuan tersebut mampu menghadirkan perubahan dan meningkatkan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui dana yang besar ini kami ingin melihat kebermanfaatan dana yang dikasih. Ini nggak main Rp200 miliar, tidak kecil. Kita mau ada perubahan untuk yang kita bantu,” tegasnya.
Bobby juga menjelaskan, 567 penerima yang mendapatkan hibah pada tahap ini belum mencakup keseluruhan penerima dana hibah tahun 2026.
Sebagian penerima lainnya masih menjalani proses administrasi dan verifikasi.
“Ini yang disalurkan belum setengahnya. Dari yang kami sampaikan ada Rp200 miliar lebih, belum ada setengahnya kami salurkan.
Kami lakukan bertahap, kami ingin menyampaikan harus benar-benar bermanfaat,” jelasnya.
DPRD Sumut Apresiasi
Sementara itu, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus mengapresiasi langkah Pemprov Sumut dalam mengalokasikan anggaran hibah bagi masyarakat.
Menurutnya, perhatian terhadap rumah ibadah, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan dan mahasiswa melalui program beasiswa merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami apresiasi, karena dana yang dianggarkan Pemprov Sumut salah satu yang terbesar di Indonesia dalam hal dana hibah,” kata Erni.
Ia berharap Pemprov Sumut bersama DPRD Sumut dapat terus memperkuat sinergi agar anggaran yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap Pemprov dan DPRD Sumut bisa terus bersinergi menjawab kebutuhan dari masyarakat ke depannya,” pungkasnya.(wis)
















