Menu ✖

Otomatis

Berita

Tiorita Serukan Perang terhadap Narkoba: Masyarakat Langkat Jangan Tinggal Diam

badge-check

Tiorita Serukan Perang terhadap Narkoba: Masyarakat Langkat Jangan Tinggal Diam Perbesar

Foto : Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, S.H., mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu melawan peredaran dan penyalahgunaan narkotika.(Ist)

STABAT – METROLANGKAT.COM

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, S.H., mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu melawan peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Ia menegaskan, upaya pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, keluarga, hingga organisasi kemasyarakatan.

Ajakan tersebut disampaikan Tiorita saat mengikuti deklarasi Gerakan Masyarakat Sumatera Utara Tolak Narkoba yang dirangkai dengan pengungkapan kasus penyelundupan narkotika jenis ketamin seberat 1,16 ton.

Kegiatan berlangsung secara daring di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Jumat (23/10/2026), terhubung dengan Pelabuhan Bandar Deli, Belawan.

Bagi Tiorita, deklarasi tersebut tidak boleh berhenti sebatas seremonial. Komitmen menolak narkoba harus diwujudkan melalui tindakan nyata untuk melindungi keluarga, menyelamatkan generasi muda, serta menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.

 

Pencegahan, menurutnya, dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap anak, keluarga harus membangun komunikasi yang terbuka, sementara masyarakat perlu memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan berani melaporkan dugaan peredaran narkoba kepada aparat berwenang.

“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum. Dibutuhkan kepedulian, keberanian untuk menolak, dan kebersamaan seluruh masyarakat,” demikian komitmen yang ditekankan dalam gerakan tersebut.

Kapolri Ungkap 1,16 Ton Ketamin

Dalam kegiatan yang terhubung langsung dengan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut itu, disampaikan pengungkapan dugaan penyelundupan ketamin hidroklorida (HCl) dengan total berat mencapai 1,16 ton.

Kapolri menjelaskan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN), Bareskrim Polri, dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Petugas mengamankan ketamin yang dikemas dalam 58 karung. Selain barang bukti tersebut, aparat turut menyita kapal MT Global 168 dan 14 unit telepon genggam.

Sebanyak delapan awak kapal juga diamankan untuk kepentingan penyidikan. Mereka terdiri atas tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara asing asal Taiwan.

Berdasarkan asumsi harga Rp3 juta per gram, nilai ekonomis ketamin tersebut diperkirakan mencapai Rp3,48 triliun. Pengungkapan ini sekaligus menyoroti besarnya tantangan aparat dalam mencegah penyelundupan narkotika melalui jalur perairan.

Forkopimda dan Masyarakat Langkat Perkuat Sinergi

Di Kabupaten Langkat, kegiatan tersebut dihadiri Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, S.Sos., M.AP., Ketua DPRD Langkat Sribana PA,

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, Kepala BNN Langkat Karno Adhi Swasono, Dandim 0203/LKT, jajaran Kejaksaan Negeri Langkat, serta unsur Forkopimda.

Turut hadir tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan para ketua organisasi kemasyarakatan se-Kabupaten Langkat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkotika sekaligus memperkuat pencegahan di tengah masyarakat.

Tiorita berharap sinergi pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan warga terus diperkuat, terutama dalam melindungi anak-anak dan remaja dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Ia juga mengapresiasi jajaran dan instansi yang terlibat dalam pengungkapan 1,16 ton ketamin tersebut. Menurutnya, keberhasilan aparat harus diikuti upaya berkelanjutan melalui edukasi, pencegahan, pengawasan, dan penindakan sesuai ketentuan hukum.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengajak masyarakat menjaga anggota keluarga dan orang-orang terdekat agar terhindar dari bahaya narkoba. Ia berharap upaya bersama tersebut dapat membantu Sumut keluar dari kelompok lima besar daerah dengan persoalan penyalahgunaan narkoba tertinggi secara nasional.

Melalui Gerakan Masyarakat Sumatera Utara Tolak Narkoba, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa melindungi generasi muda merupakan tanggung jawab bersama.

Masyarakat juga didorong menyampaikan informasi mengenai dugaan peredaran narkoba kepada pihak berwenang tanpa melakukan tindakan main hakim sendiri.

Dengan komitmen dan keterlibatan seluruh elemen, Langkat diharapkan mampu membangun lingkungan yang lebih aman, sehat, produktif, serta terbebas dari ancaman peredaran gelap narkotika. (adv)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Lainnya

Kolaborasi Kapolri-Bobby Nasution, Forkopimda Sumut Perkuat Perang Melawan Narkoba

23 Okt 2026 - 19:50 WIB

Kolaborasi Kapolri-Bobby Nasution, Forkopimda Sumut Perkuat Perang Melawan Narkoba

Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Belawan, PPMSU Dorong Jaringan Penyelundup Dibongkar

23 Okt 2026 - 19:36 WIB

Ketamin 1,16 Ton Digagalkan di Belawan, PPMSU Dorong Jaringan Penyelundup Dibongkar

Kapolri Apresiasi Bobby Nasution Larang ASN Pakai Vape, Sumut Disebut Pelopor

23 Okt 2026 - 16:07 WIB

Kapolri Apresiasi Bobby Nasution Larang ASN Pakai Vape, Sumut Disebut Pelopor

WCCE 2026 Jadi Momentum, Wagub Surya Dorong Karya Anak Sumut Mendunia

22 Okt 2026 - 21:15 WIB

WCCE 2026 Jadi Momentum, Wagub Surya Dorong Karya Anak Sumut Mendunia

Rp 49,61 Miliar untuk Listrik PJU Langkat, Arie Ramadhany: Uang Langsung ke PLN

20 Okt 2026 - 19:56 WIB

Rp 49,61 Miliar untuk Listrik PJU Langkat, Arie Ramadhany: Uang Langsung ke PLN
Hits di Berita